Pengunjung Borong Kerajinan Akar Bahar Mitra Binaan PT Timah Tbk

Perempuan yang mengaku lajang berusia 32 tahun itu juga menawar bahan kerajinan lain yang terbuat dari akar bahar

Pengunjung Borong Kerajinan Akar Bahar Mitra Binaan PT Timah Tbk
Bangkapos/El Tjandring
Maya dan Pipi menawar sejumlah aksesori berbahan akar bahar stand UMKM mitra binaan PT Timah Tbk di Internasional Jakarta International Handcraft Trade Fair (Inacraft 2017), Senayan City, Jakarta, Sabtu (29/4).

Laporan Wartawan Bangka Pos, El Tjandring

BANGKAPOS.COM, JAKARTA,  -- "Mas, saya mau yang besar dan panjang ini. Cepek (Rp 100 ribu) boleh?" tanya seorang wanita berbaju terusan merah dilapisi blazer hitam sembari mengangkat sebatang pipa rokok berbahan akar bahar hitam, di depan etalase tengah stand UKM binaan PT Timah Tbk di Selatan City, Jakarta, Sabtu (29/4/2017) siang.

Perempuan yang mengaku lajang berusia 32 tahun itu juga menawar bahan kerajinan lain yang terbuat dari akar bahar berupa cincin, gelang dan kalung.

"Boleh ya pak, saya beli banyak," ujarnya lagi menawar.

Aris, penjaga sekaligus pemilik UMKM akar bahar menggelengkan kepalanya.

"Nggak bisa dek, itu paling murah 125 (ribu rupiah). Kalau yang kecil dan pendek itu jadilah cepek," katanya menawarkan barang yang lain.

Seorang turis asing melihat baju berbahan kain cual di stand UMKM mitra binaan PT Timah Tbk di Internasional Jakarta International Handcraft Trade Fair (Inacraft 2017), Senayan City, Jakarta, Sabtu (29/4).
Seorang turis asing melihat baju berbahan kain cual di stand UMKM mitra binaan PT Timah Tbk di Internasional Jakarta International Handcraft Trade Fair (Inacraft 2017), Senayan City, Jakarta, Sabtu (29/4). (Bangkapos/El Tjandring)

Setelah kurang lebih 15 menit tawar menawar, Maya yang ternyata menawar untuk Pipit (30) akhirnya bersedia membayar untuk dua buah pipa rokok, dua gelang model anggur dan dua cincin yang semuanya berbahan akar bahar.

Pipit mengaku pernah berlibur ke Bangka, namun karena waktunya sempit, ia tidak sempat berburu kerajinan berbahan akar bahar.

Ia juga ingin membeli setelah baju wanita berbahan kain cual, tapi karena tidak sepakat soal harga, ia akhirnya membatalkan.

"Barang ini mau kujadikan kado untuk orang spesial," kata perempuan yang juga mengaku ladang itu.

Halaman
12
Penulis: El Tjandring
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved