Awas, Amblesnya Ratusan Sumur Warga Kediri Pertanda Bakal Terjadi Bencana Longsor

Ambles dan ambrolnya sejumlah sumur milik warga di Kabupaten Kediri merupakan pertanda akan adanya longsor.

Awas, Amblesnya Ratusan Sumur Warga Kediri Pertanda Bakal Terjadi Bencana Longsor
SURYA/DIDIK MASHUDI
Tim dari PVMBG melakukan penelitian sumur ambles di Dusun Nanas, Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Sabtu (29/4/2017). 

BANGKAPOS.COM, SURABAYA - Fenomena alam langka, yakni ambles dan ambrolnya 55 sumur warga di Kabupaten Kediri menarik perhatian Amien Widodo, Pakar Bencana dari ITS Surabaya.

Menurut Amien, ambles dan ambrolnya puluhan sumur milik warga di Dusun Dorok, Dusun Jambean dan Dusun Nanas yang berada di Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri merupakan pertanda akan adanya longsor.

Sumur ambles dan ambrol tersebut karena adanya retakan tanah di wilayah tersebut.

"Makanya pada tahap awal area dengan lubang akan terlebih dulu ambles dan ambrol," ujarnya, kepada Surya, Rabu (26/4/2017) malam.

Jika berkaca peristiwa longsor di Ponorogo, juga terjadi retakan tanah dan penurunan permukaan tanah.

Hanya saja peristiwa di Ponorogo, kata Amien Widodo yang juga Koordinator Pusat Studi Kebumian Bencana dan Perubahan Iklim (PSKBPI) ITS ini berlangsung selama tiga minggu secara bertahap.

“Kalau sudah 55 sumur itu cukup parah, bisa jadi nanti tahap airnya hilang dan tanahnya ambles," tegasnya.

Apalagi kalau curah hujan tinggi, maka harus segera diamankan. Karena bisa saja tiba-tiba longsor.

Ia menjelaskan, peristiwa longsor terjadi akibat lapukan tanah yang cukup tebal di pegunungan.

Lapukan yang awalnya diikat oleh akar tanaman saat ini tidak ada yang menahan. Sehingga tanah tersebut akan ambrol saat air hujan memasuki rongga lapukan dan membuat masaa tanah semakin berat.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved