Kontraktor yang Model Begini Bikin Proyek Pemerintah Tak Sesuai Spesifikasi

Wakil Bupati Bangka Rustamsyah mengingatkan para Anggota BPC Gapensi Kabupaten Bangka agar tidak asal-asalan

Kontraktor yang Model Begini Bikin Proyek Pemerintah Tak Sesuai Spesifikasi
bangkapos/nurhayati
Wakil Bupati Bangka Rustamsyah melakukan pemukulan gong menandai pembukaan BPC Gapensi Kabupaten Bangka, Sabtu (29/4/2017) di Gedung Wanita Sungailiat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Wakil Bupati Bangka Rustamsyah mengingatkan para Anggota BPC Gapensi Kabupaten Bangka agar tidak asal-asalan melakukan pembangunan dan menjaga kualitas bangunan jasa kontruksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia juga meminta agar anggota Gapensi untuk bisa bersaing secara sehat dan tidak saling menjatuhkan.

"Saya mengharapkan kepada para pengusaha yang tergabung dalam gapensi ini mari sama-sama kita perbuat jangan menjadi kanibal memakan saudaranya sendiri sesama pengusaha. Itu yang harus saya tekankan. Jangan sampai kita bahagia di atas penderitaan teman-teman yang lain. Itu harapan kami yang utama," pesan Rustamsyah yang disambut tepuk tanggan Anggota BPC Gapensi Kabupaten Bangka saat membuka Muscab VIII BPC Gapensi Kabupaten Bangka, Sabtu (30/4/2017) di Gedung Wanita Sungailiat.

Ia meminta agar anggota Gapensi mampu bersaing di era globalisasi sekarang ini. Menurutnya bagi orang yang menguasai telekomunikasi maka dunia ini makin sempit.

"Cukup menguasai dunia dengan satu jari. Untuk itu saya mengharapkan sumber daya gapensi makin ditingkatkan. Kemampuan, dan rasa sense of belonging bisa ditingkatkan sesama anggota Gapensi," kata Rustamsyah.

Harapan ini merupakan bentuk apresiasinya dari para kontraktor yang tergabung dalam Gapensi, agar setiap kegiatan yang dilaksanakan lebih mengutamakan kualitas daripada kuantitas.

"Manusiawi, kita manusia ingin mencari untung. Itu manusiawi tidak ada usaha apapun yang tidak mencari untung tetapi dengan satu prinsip untung itu sesuai dengan logika-logika bukan berdasarkan keserakahan," pesan Rustamsyah.

Dia menilai mengapa kegiatan proyek pemerintah banyak tidak sesuai spesifikasi karena rentetannya sangat tinggi.

"Misalnya saya mendapatkan proyek, saya berikan kepada Badu yang mengerjakan si Cecep. Saya untung sepersen, Badu untung lima persen, Cecep untung 10 persen. Padahal PL-nya cuma Rp 169 juta. Kepada anggota Gapensi itu jangan terjadi," tegas Rustamsyah.

Ia minta maaf kepada semua anggota Gapensi Kabupaten Bangka ada yang belum dan yang sudah terakomodir karena ini policy (kebijakan) dari pengambil kebijakan.

"Harapan kita semakin hari semakin tahun ada perubahan dalam sistem, ada perubahan kebijakan yang memihak pada gapensi," kata Rustamsyah.

Penulis: nurhayati
Editor: Alza Munzi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved