Bayar Rp 100 Ribu, 14 Pria Ini Tepergok Pesta Begituan Sesama Jenis di Hotel

Keinginan 14 orang gay atau homoseksual untuk berpesta Surabaya berakhir nestapa

Bayar Rp 100 Ribu, 14 Pria Ini Tepergok Pesta Begituan Sesama Jenis di Hotel
surya/Fatkhul Alamy
Sebanyak 14 kaum homo atau gay diamankan di Satreskrim Polrestabes Surabaya, Minggu (30/4/2017). Mereka digerebek di sedang menggelar pesta seks sesama jenis di sebuah hotel di Surabaya. 

Polisi juga menyita satu golok yang ditemukan di dalam mobil Mitsubisi Strada Triton L 9651 H milik salah satu peserta kaum gay.

Salah satu tersangka, AN selaku inisiator digelarnya pesta seks kaum gay mengaku baru sekali menggelar pesta homo kaum sesama jenis ini.

"Baru melakukan di Surabaya, pernah mau menggelar di Madiun. tapi acara itu batal, karena tidak banyak respons dari peserta," akunya, di hadapan penyidik.

Para tersangka bakal dijerat Pasal 32, 33, 34 dan Pasal 36 Undang-Undang Nomor 44/2008 tentang pornografi, dan atau Pasal 45 UU Nomor 11/2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE).

Selain itu, polisi juga akan menjerat para pelaku pesta seks homo dengan Pasal 55 dan 56 KUHP tentang pemberian bantuan dan bersama-sama melakukan tindak pidana, serta Pasal 2 UU Darurat Nomor 12/1951 tentang kepemilikan senjata tajam.

Beragam profesi

Pesta seks kelompok lelaki sesama jenis atau gay dihadiri oleh peserta dari berbagai daerah dan berbagai kalangan, dari mahasiswa, pengusaha hingga pedagang klontong.

Selain dari Surabaya, peserta pesta juga berasal dari berbagai daerah seperti Bandung, Malang, Jombang, Madura, hingga Jogjakarta dan Magelang, Jawa Tengah.

"Mereka juga dari berbagai kalangan profesi, seperti mahasiswa, fotografer, pengusaha, pembatik, hingga pengangguran, dan pedagang klontong," kata kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga, Minggu (30/4/2017) sore.

Ke-14 peserta pesta yang kini sudah ditetapkan tersangka adalah JPA (34), pengusaha rental playstation asal Jombang, AS (22) mahasiswa asal Sampang, AL (25) pegawai perusahaan asal Malang, SD (44) perias wajah asal Gresik, dan ISW (40) pedagang klontong asal Sleman.

Selanjutnya AS (35) sales sandal asal Sidoarjo, KH (23) sales asal Sidoarjo, FGF (25) mahasiswa asal Kupang NTT, AIS (20) mahasiswa asal Sidoarjo, MA (29) pembatik asal Yogyakarta, AN (24) pengangguran asal Magelang, TH (27) mahasiswa asal Madiun, RTA (36) fotografer asal Madiun, serta ES (34) event organizer asal Surabaya.

Untuk hadir di pesta seks kalangan gay itu, peserta kata Shinto, hanya dikenakan biaya Rp 100 ribu. Undangan pesta disebar melalui media sosial, beberapa hari sebelum acara dimulai.

Acara pesta seks tersebut digerebek polisi di sebuah hotel di Jalan Diponegoro Surabaya, Sabtu (29/4/2017) dini hari.

Dalam penggerebekan, polisi mendapati lima orang pria sedang melakukan hubungan badan, ditemani film porno yang diputar di televisi.

(Surya/Fatkhul Alamy)

Editor: Alza Munzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved