Cerita Mengerikan Penumpang Bus, Kernet Bilang Begini Sebelum Masuk Jurang

Pasien luka ringan korban kecelakaan lalu lintas di Desa Ciloto yang dirawat di RSUD Cimacan, Cianjur, sudah dipulangkan sejak semalam.

Cerita Mengerikan Penumpang Bus, Kernet Bilang Begini Sebelum Masuk Jurang
ISTIMEWA
Bus pariwisata Kitrans terjungkal ke kebun kol usai laka karambol di Jalan Raya Puncak-Ciloto, Cianjur, Minggu (30/4/2017) pagi. 

BANGKAPOS.COM, CIANJUR - Pasien luka ringan korban kecelakaan lalu lintas di Desa Ciloto yang dirawat di RSUD Cimacan, Cianjur, sudah dipulangkan sejak semalam.

Hingga Senin (1/5/2017), tinggal seorang pasien yang masih dirawat.

Dia adalah Iim Ibrahim (40), warga Kampung Balakang, Desa Sindanglaya, Cipanas, yang juga sopir angkot jurusan Cipanas-Puncak.

Semua jenazah sudah diambil oleh Keluarga mereka untuk dimakamkan. Kelima korban luka berat juga sudah dirujuk ke sejumlah rumah sakit di Bandung dan Jakarta.

Di ruang Anggrek kelas 2 RSUD Cimacan, Iim Ibrahim tergolek lemas. Ia mendapatkan 12 jahitan di sekitar mata kirinya. Sementara diajak berbicara Iim masih merasa pusing.

"Tidak ingat bagaimana kejadiannya. Saya bawa tiga penumpang, dan tiba-tiba ada yang menghantam sampai angkot saya terjerumus ke jurang," ujar Iim.

Polisi masih menelusuri secara runtut kecelakaan maut yang menewaskan 13 orang tersebut pada Mingggu (30/4/2017).

Bangkai bus Kitrans yang menewaskan 13 orang di Jalan Raya Puncak, Desa Ciloto, Cipanas, Cianjur, telah diangkat dari bawah tebing.

Evakuasi berlangsung nyaris semalamam, sejak Minggu (30/4/2017) pukul 19.30 WIB hingga Senin (1/5/2017) dini hari.

Terot rusak

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help