Kisah Istri yang Lakukan Ini pada Suaminya Usai Ketahuan Punya Wanita Idaman Lain

Benar nasihat lama, setia itu mahal dan tidak bisa dilakukan oleh orang murahan.

Kisah Istri yang Lakukan Ini pada Suaminya Usai Ketahuan Punya Wanita Idaman Lain
ist
Ilustrasi suami selingkuh 

Menjelang tengah malam, barulah dia pulang. Waktu itu dia memang menyesal sebab tak jawab panggilan saya (waktu itu saya menggunakan telepon tetangga, ponsel tak ada pulsa dan tak dapat nak kirim SMS).

Setelah kejadian itu, saya terpaksa menumpang di rumah orang tua saya. Tapi suami masih saja tak berubah, dia tetap pulang tengah malam. Saya malu dengan keluarga saya sebab mereka sudah mulai 'bersuara' Akhirnya saya tak tahan dan berdoa.

"Ya Allah, kalau suami aku khianati aku, curangi aku, biarlah malam ini dia kecelakaan"

Waktu itu saya dah geram sangat dan mendoakan suami ditimpa musibah. Setelah tersadar, saya istighfar kembali. Mungkin doa saya, doa hamba yang teraniaya agaknya, Allah makbulkan doa saya.

Jam 5 pagi, saya mendengar suara mobil di luar rumah tetapi bukan mobil dia. Bila saya buka pintu, tengok suami dengan memar dan luka sepanjang satu inci di kepala.

Katanya kecelakaan langgar babi. Mengucap saya pada waktu itu dan terbetik dalam hati, "Allah perkenakan doa aku?", Membuat hati saya kuat mengatakan dia memang ada melakukan sesuatu di belakang saya.

Tidak lama setelah itu, kami pindah ke rumah lain. Waktu itu saya mulai siasat. Saya melihat dia selalu menyembunyikan ponselnya. Suatu pagi, sewaktu dia sedang mandi, saya menemukan teleponnya. Bila tersandung, saya terus buka telepon itu dan menemukan ada pesan dari perempuan yang 'ber'abang-abang' dengannya. Saya tunggu dia di pintu kamar.

Selesai saja dia mandi, saya tanya dia siapa perempuan yang dia sms itu? Dia diam. Saya lempar telepon itu ke dinding, hancur! Sebelum itu saya telah saya salin nomor telepon perempuan itu. Suami saya merayu-rayu dan menangis takkan buat lagi. Dia merayu agar saya tidak tinggalkan dia.

Saya pergi kerja seperti biasa. Sampai di kantor, saya menghubungi perempuan itu dan ceritakan hal nyata dan ajak dia berjumpa. Perempuan itu kata, dia tidak tahu yang suami saya sudah menikah. Suami saya selalu balik lambat sebab keluar dengan dia sampai larut malam. Perempuan itu berjanji yang dia tidak akan kacau suami saya lagi.

Tapi saya tak bodoh. Keesokannya saya pergi mengintip dia di tempat kerja dan ternyata mereka masih bertemu lagi. Waktu itu saya tak ada mobil dan saya mengikuti mereka menggunakan taksi. Rupanya mereka pergi makan siang bersama. Memang saya geram pada waktu itu dan terjah mereka yang sedang makan. Air sirup di atas meja, saya simbah atas muka suami dan perempuan itu.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved