BangkaPos/

Segini Uang Simpanan Apple yang Jumlahnya Melebihi Cadangan Devisa AS dan Kanada

Pekan ini, Apple akan merilis laporan keuangan terbarunya sebanyak Rp 3.331 triliun

Segini Uang Simpanan Apple yang Jumlahnya Melebihi Cadangan Devisa AS dan Kanada
Apple 

BANGKAPOS.COM - Pekan ini, Apple akan merilis laporan keuangan terbarunya.

Perusahaan terkaya di dunia itu diperkirakan bakal memiliki simpanan kas sebesar 250 miliar dollar AS atau lebih dari Rp 3.331 triliun.

Jumlah ribuan triliun tersebut merupakan yang terbesar dibandingkan perusahaan lain manapun, serta lebih banyak dari gabungan cadangan devisa Amerika Serikat dan Kanada.

Kekayaan Apple berlipat dua dalam waktu kurang dari lima tahun.

Di tiga bulan terakhir 2016 saja, Apple mendapat pemasukan 3,6 jutadollar AS atau Rp 48 miliar setiap jamnya.

Simpanan uang Apple yang luar biasa banyak ini menarik perhatian, menyusul rencana Presiden Donald Trump untuk merombak sistem perpajakan AS.

Seperti banyak perusahaan lainnya di Negeri Paman Sam, Apple menyimpan sebagian besar asetnya di luar negeri untuk menghindari pajak perusahaan yang dipungut pemerintah AS.

Per Desember 2016, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Fox Business, Selasa (2/5/2017), Apple diketahui memarkir sebanyak 93 persen dari total aset cairnya berupa kas, setara kas, dan sekuritas di luar Amerika Serikat.  

Presiden Trump berupaya membuat perusahaan-perusahaan besar mau memulangkan dana simpanannya ke dalam negeri dengan memotong pajak pemasukan perusahaan dari 35 persen menjadi 35 persen.

CEO Apple Tim Cook pada awal tahun ini menyatakan pihaknya siap memindahkan kas ke AS apabila kondisi perpajakan sudah dibuat lebih bersahabat.

Spekulasi pun mulai bermunculan soal apa yang bakal dilakukan Apple dengan uangnya.

Apple, misalnya, bisa mengakuisisi perusahan mobil listrik Tesla atau online video streaming Netflix yang masing-masing memiliki nilai kapitalisasi pasar sebesar 51 miliar dollar AS dan 65 miliar dollar AS.

Apple sebenarnya masih memiliki utang 88 miliar dollar AS berupa pembayaran ke para pemegang saham.

Namun, meski dikurangi jumlah itu pun, Apple masih menjadi perusahan terkaya di dunia.

Perusaan teknologi terkaya setelah Apple adalah Microsoft yang memiliki kas sebesar 126 miliar dollar AS, belum dikurangi hutang.

Editor: Alza Munzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help