BangkaPos/
Home »

Bisnis

» Makro

Angkutan Udara Penyumbang Inflasi Terbesar di Bulan April 2017 di Bangka Belitung

Kenaikan ini disumbang dari kelompok pengeluaran tranportasi diikuti kelompok bahan makanan.

Angkutan Udara Penyumbang Inflasi Terbesar di Bulan April 2017 di Bangka Belitung
Bangkapos/Rusaidah
Pimpinan BI Babel, Bayu Martanto saat menyampaikan sambutan pada acara Capacity Building untuk Wartawan Ekonomi dan Sosialisasi Kebansentralan dan Program Pengendalian Inflasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Bank Indonesia, Rabu (3/5/2017) di Ballroom Nagoya Hill Batam.? 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Rusaidah

BANGKAPOS.COM, BATAM - Di bulan April 2017 Bangka Belitung mengalami inflasi sebesar 1% (mtm), yang di bulan sebelumnya (Maret) mengalami deflasi -0,29% atau secara tahun kalender 1,6% (Jan-April) dan secara tahunan inflasi sebesar 8,37%(yoy).

Kenaikan ini disumbang dari kelompok pengeluaran tranportasi diikuti kelompok bahan makanan.

Pimpinan Bank Indonesia Bangka Belitung, Bayu Martanto mengatakan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Bangka Belitung menjelaskan sama halnya di kedua wilayah penghitungan di Bangka Belitung yakni Pangkalpinang dan Tanjungpandan juga mengalami inflasi di bulan April 2017.

Tercatat dari 82 kota di Indonesia yang dilakukan penghitungan. Pangkalpinang adalah kota yang mengalami Inflasi terbesar diikuti Tanjungpandan diurutan kedua.

"Pangkalpinang mengalami inflasi sebesar 1,02% (mtm) setelah bulan sebelumnya juga mengalami inflasi sebesar 0,38%, berbeda dengan Tanjungpandan dibulan April mengalami inflasi sebesar 0,93% namun dibulan sebelumnya mengalami deflasi 1,49%," kata Bayu saat menyampaikan sambutan pada acara Capacity Building untuk Wartawan Ekonomi dan Sosialisasi Kebansentralan dan Program Pengendalian Inflasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Ballroom Nagoya Hill Batam, Rabu (03/05/2017).

Andil inflasi terbesar di Pangkalpinang dan Tanjungpandan adalah bersumber dari harga yang diatur pemerintah (Administrative Priced) mengalami inflasi sebesar 1,1% dan 0,39%.

Menurut komoditas, angkutan udara adalah komoditas yang mengalami peningkatan, diikuti tarif listrik, bawang merah dan daging babi khususnya di Kota Pangkalpinang, sedangkan di Tanjungpandan yang terbesar adalah angkutan udara, cumi-cumi, udang dan ikan kembung.

Meningkatnya inflasi di bulan April akibat perayaan hari Raya Cheng Beng di awal bulan April yang meningkatkan kunjungan pulang warga etnis keturunan asli Bangka dan bahan makanan untuk sembahyang.

Penulis: rusaidah
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help