BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak

'Papa Tolong Aura Diikat, Mama Sudah Mati', Kata Terakhir Aura Sebelum Dibunuh Paman Sendiri

Masih terngiang di benak Akong ketika putri kecilnya meminta pertolongan, sebelum akhirnya merenggang nyawa

'Papa Tolong Aura Diikat, Mama Sudah Mati', Kata Terakhir Aura Sebelum Dibunuh Paman Sendiri
Bangkapos/Fery Laskari
Terdakwa Aliong, pembunuh sadis ibu dan anak saa sidang didampingi Pengacaranya (PH), Jailani. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Masih terngiang di benak Akong ketika putri kecilnya meminta pertolongan, sebelum akhirnya merenggang nyawa.

Aura (7), gadis semata wayangnya ketika itu menelpon dan menyebut beberapa kata, lalu menghilang selamanya.

Ketika ditemui Bangka Pos Group, Selasa (2/5) di Pengadilan Negeri (PN)Sungailiat, Akong, suami Imelda, sekaligus ayah Aura, tampak masih berduka. Siang itu dia baru saja menghadiri sidang Terdakwa Aliong, pelaku pembunuhan pada istri-anaknya (Imelda-Aura).

Baca: Menguak Kisah Bus Legendaris nan Sarat Kenangan Pownis dan Sabang Jaya

Amarah masih tersimpan di benak Akong. Terlebih pembunuh istri dan anaknya itu, tak lain adalah kakak sepupunya sendiri, Terdakwa Aliong.

Awalnya Imelda dan Aura, menghilang dan diduga diculik pelaku tak dikenal. Namun akhirnya terungkap, Imelda dan Aura tewas dihabisi kakak sepupu, Aliong, beberapa waktu lalu di Desa Rebo Sungailiat Bangka.

Baca: Inilah Daftar Siswa dan Sekolah Peraih Nilai UN Tertinggi di Babel

Kepada Bangka Pos Group, Akong menceritakan kronologis awal, saat dia kehilangan istri-anak, Imelda (35)-Aura (7), 1 Januari 2017 lalu.

Terdakwa Aliong, pembunuh sadis ibu dan anak saa sidang didampingi Pengacaranya (PH), Jailani.
Terdakwa Aliong, pembunuh sadis ibu dan anak saa sidang didampingi Pengacaranya (PH), Jailani. (Bangkapos/Fery Laskari)

Akong berusaha mencari, termasuk lapor polisi. Di saat pencarian belum membuahkan hasil, tiba-tiba, handphone Akong berdering. Sebuah pesan singkat (sms) dia terima dari si 'penelepon gelap'.

Halaman
1234
Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help