BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak

'Papa Tolong Aura Diikat, Mama Sudah Mati', Kata Terakhir Aura Sebelum Dibunuh Paman Sendiri

Masih terngiang di benak Akong ketika putri kecilnya meminta pertolongan, sebelum akhirnya merenggang nyawa

'Papa Tolong Aura Diikat, Mama Sudah Mati', Kata Terakhir Aura Sebelum Dibunuh Paman Sendiri
Bangkapos/Fery Laskari
Terdakwa Aliong, pembunuh sadis ibu dan anak saa sidang didampingi Pengacaranya (PH), Jailani. 

Si pengirim pesan (SMS) bilang pada Akong, bahwa Imelda dan Aura diculik. Pelaku meminta tebusan Rp 100 juta.

Dan dua hari kemudian, tiba-tiba Akong menerima telepon dari nomor sang istri, Imelda. Namun saat itu dia tak mendengar suara Imelda, melainkan hanya suara anaknya, Aura.

Baca: Kisah Si Polos Karin Novilda Menjadi Awkarin Si Kontroversial yang Begitu Heboh di Media Sosial

"Papa..papa...tolong...Aura diikat..!" kata Akong, meniru suara anaknya, Aura, ketika dalam sekapan si penculik.

Akong langsung beraksi, spontan bertanya pada Aura, melalui sambungan telepon tadi. "Saya bilang melalui telepon...Aura..mama kamu (Imelda) dimana?" kata Akong.

Sayang pertanyaan Akong hanya dijawab singkat oleh sang buah hati, Aura.

Jaksa Kejari Bangka, Aditia Sulaeman tampak menarik pundak Abdul Salam (kaus hitam). Sedangkan aparat kepolisian bersenjata laras panjang memberikan pengawalan ketat pada Aliong (rompi tahanan). Keributan antar keluarga korban dengan Terdakwa Pembunuhan, Aliong (39) hampir terjadi di PN Sungailiat, Selasa (21/3/2017) petang.
Jaksa Kejari Bangka, Aditia Sulaeman tampak menarik pundak Abdul Salam (kaus hitam). Sedangkan aparat kepolisian bersenjata laras panjang memberikan pengawalan ketat pada Aliong (rompi tahanan). Keributan antar keluarga korban dengan Terdakwa Pembunuhan, Aliong (39) hampir terjadi di PN Sungailiat, Selasa (21/3/2017) petang. (Bangkapos/Fery Laskari)

Menurut Akong, ketika itu Aura hanya berucap, kalau ibunya (Imelda, Istri Akong) sudah meninggal dunia (dibunuh). "Mama sudah mati..!" begitu anak saya bilang dalam telepon," katanya.

Kalimat terakhir dari Aura tak pernah dilupakan oleh Akong. Namun apa daya, dia tak tahu soal keberadaan sang anak, Aura. Dia juga belum sepenuhnya yakin, kalau istrinya, Imelda telah tiada.

Baca: Buaya Jumbo yang Kerap Ganggu Nelayan Itu Ternyata Buaya Ompong, Ini Kisah Penangkapannya

"Waktu anak saya (Aura) bilang mama sudah mati...telepon langsung padam," kata Akong, mengenang kata-kata terakhir dari si buah hati.

Halaman
1234
Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help