Ini Perbedaan Inflasi Tanjungpandan dan Pangkalpinang

Di bulan April 2017 kota Tanjungpandan mengalami inflasi sebesar 0,93 (mtm),

Ini Perbedaan Inflasi Tanjungpandan dan Pangkalpinang
bangkapos.com/Disa Aryandi
Manager UPE BI Provinsi Babel Sudharta 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Manager Unit Pengembangan Ekonomi (UPE) Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Sudharta mengatakan di bulan April 2017 kota Tanjungpandan mengalami inflasi sebesar 0,93 (mtm), setelah bulan sebelumnya tercatat deflasi sebesar 1,49 (mtm).

Inflasi itu, didorong dari meningkatnya tarif angkutan udara, seiring adanya liburan panjang di minggu ke dua dan ketiga dibulan April 2017.

"Jadi secara historis mengalami inflasi yang cukup tinggi, terutama menjelang bulan ramadan dan idul fitri ini. Itu dikarenakan permintaan dan konsumsi pada periode tersebut," kata Sudharta, Kamis (4/5/2017).

Sedangkan untuk Kota Pangkalpinang, mengalami inflasi sebesar 1,02 persen (mtm), setelah dibulan Maret sebelumnya sebesar 0,38 persen (mtm).

"Tetapi disini ada pola historis. Event ceng beng sampai minggu ke empat april ternyata memberikan andil inflasi. Terutama pada komponen tarif angkutan udara," ujarnya.

Sama seperti kota Tanjungpandan, inflasi di Kota Pangkalpinang mengalami insflasi yang cukup tinggi menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Lantaran permintaan cukup tinggi dan konsumsi diperiode tersebut.

Penulis: Disa Aryandi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved