JK Buka-bukaan Kudeta Sandiaga sebagai Cagub Diganti Anies

Koalisi Gerindra-PKS akhirnya mengugurkan Mardhani Ali Sera, dan posisinya sebagai calon wakil gubernur diisi Sandiaga.

JK Buka-bukaan Kudeta Sandiaga sebagai Cagub Diganti Anies
KOLASE/TRIBUNWOW.COM
Jusuf Kalla dan Anies Baswedan 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla akhirnya buka-bukaan menanggapi Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan yang menyebutkan ada intervensi dirinya pada pencalonan Anies Baswedan sebagai calon gubernur pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Akibat intervensi JK, Prabowo Subianto yang sebelumnya sudah menetapkan pasangan calon gubernur yang diusung, yakni Sandiaga Uno dan politikus PKS, Mardhani AIi Sera, bubar.

Baca: Zulkifli Hasan Bongkar Intervensi JK pada Pencalonan Anies Baswedan

Koalisi Gerindra-PKS akhirnya mengugurkan Mardhani AIi Sera, dan posisinya sebagai calon wakil gubernur diisi Sandiaga. Sedangkan Cagubnya diisi wajah baru atas utusan JK, Anies Baswedan.  Artinya intervensi JK mengakibatkan kudeta Sandiaga sebagai cagub dan Mardhani sebagai cawagub.    

 Namun, JK mengakui berkomunikasi dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk memilih Anies.

"Saya kan ke luar negeri waktu itu. Tentu berbicaralah apa salahnya. Kita bicara dengan pimpinan partai agar semuanya hasilnya baik, negara aman, maju, dan damai. Coba sekarang? Damai kan?" ujar JK, seusai meresmikan pembukaan Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) 2017, di Istana Wakil Presiden Jakarta, Kamis (4/5/2017).

Baca: Putri Cantik Sandiaga Mau Dijodohkan dengan Putra Ahok Biar Jakarta Tak Lagi Ribut

Ia tak sepakat jika komunikasi yang dilakukannya disebut sebagai intervensi

"Kalau orang berbicara, emangnya intervensi? Masak saya tidak bisa bicara. Kalau saya bicara sama Anda, intervensi enggak? Enggak kan? Kalau orang berbicara kan boleh saja. Apa salahnya? Semua teman saya," kata dia.

JK mengatakan, siapapun punya hak yang sama untuk memilih dan dipilih dalam kontestasi demokrasi seperti pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help