BangkaPos/

Kompetisi UCI World Cup Downhill 2017 Jadi Pavorit Penggemar Sepeda

Indonesia Downhill (IDH) menjadi salah satu kompetisi downhill terbesar di Indonesia, dan dinantikan banyak penggemar sepeda.

Kompetisi UCI World Cup Downhill 2017 Jadi Pavorit Penggemar Sepeda
IST
Sebanyak 250 peserta dari seluruh dunia mengikuti kompetisi sepeda downhill bergengsi di dunia “UCI Mountain Bike World Cup”, Minggu (30/4/2017).  Kompetisi yang diadakan UCI, dan pada putaran pertama kali ini mengambil lokasi di Lourdes, Perancis. 


BANGKAPOS.COM, JAKARTA,
 -- Antusiasime masyarakat terhadap olahraga sepeda di Indonesia dan dunia semakin positif.

Dukungan pemerintah, komunitas, aktivis yang menjadikan olahraga sepeda semakin digrandungi. Hal ini juga terlihat dari semakin bervariasi-nya kegiatan dan kompetisi sepeda yang digelar.

Salah satu yang menjadi favorit di kalangan pesepeda adalah kegiatan dan kompetisi sepeda downhill yang memacu adrenalin.

Indonesia Downhill (IDH) menjadi salah satu kompetisi downhill terbesar di Indonesia, dan dinantikan banyak penggemar sepeda.

Kompetisi ini digarap dengan serius dan diakui dunia, dimana sebagian kategori kompetisi sudah terkualifikasi standar UCI (Union Cycliste Internationale), yang merupakan organisasi sepeda resmi dunia.

Tak hanya Indonesia, euforia ini juga dirasakan  penggemar olahraga sepeda di mancanegara.  Minggu, 30 April lalu kompetisi sepeda downhill bergengsi di dunia “UCI Mountain Bike World Cup” kembali digelar.

Kompetisi yang diadakan UCI, dan pada putaran pertama kali ini mengambil lokasi di Lourdes, Perancis dan  diikuti oleh 250 peserta terbaik dari seluruh dunia.

Tercatat kompetisi ini menarik perhatian pecinta sepeda  dan ditonton lebih dari 12 juta orang yang berasal dari seluruh dunia

Pada Kompetisi bergengsi ini, salah satu pabrikan sepeda Indonesia Polygon berhasil mangantarkan Alexandre Fayolle (Polygon UR Team) menjadi jawara pertama di ajang balap Downhill terbesar musim 2017 ini dengan catatan waktu 2:25,863 detik.

Atlet kelahiran Perancis ini berhasil menjadi yang tercepat dan mengalahkan peserta dan juara bertahan lainnya di kategori man elite dengan menggunakan sepeda Polygon Collosus DH9.

Alexander Fayolle sendiri merupakan rider muda andalan UR Team dan Perancis di ajang world cup DH  dan sempat menorehkan hasil terbaik musim lalu di seri Mont Saint Anne. 

“Kemenangan ini memperkuat Polygon menjadi brand global dengan poduk Race proven  yang sudah teruji dalam kompetisi kelas dunia. Menjadikan Polygon mampu diperhitungkan di level dunia” tegas Devina Susilo selaku Head of International Marketing and Communications Polygon Bikes. (*)

Editor: Hendra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help