BangkaPos/
Home »

News

» Jakarta

Rumah Ketua Fraksi PKS DPR RI Ditembak, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

proyektil yang diduga untuk melakukan penembakan belum ditemukan aparat kepolisian.

Rumah Ketua Fraksi PKS DPR RI Ditembak, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
tribunnews.com
ilustrasi

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Bintang Pradewo

BANGKAPOS.COM, TANGERANG -- Penyidik Kepolisian masih melakukan penyelidikan kasus dugaan penembakan di kediaman Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini, Jalan Musyawarah RT 04 / 04 nomor 10 Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (2/5) sekitar pukul 21.00 WIB.

Penyidik pun akan melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengungkap kasus tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono belum mau memprediksi kejadian itu apakah penembakan orang tidak dikenal atau tidak.

Karena nanti yang menentukan kasus itu penembakan adalah saksi ahli.

"Prinsipnya kita masih olah TKP, kita masih ingin mencari kejadian itu suatu penembakan atau suatu pelemparan. Nanti saksi ahli yang akan memberikan hasilnya. Kita juga akan mencari bukti-bukti yang lain selain daripada yang kita cari sekarang dari saksi-saksi yang lain. Intinya bahwa masih kami dalami," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (4/5).

Dia mengatakan proyektil yang diduga untuk melakukan penembakan belum ditemukan aparat kepolisian.

Namun pecahan kaca dari dugaan penembakan itu memang benar adanya.

"(Proyektil-red) Kita belum dapatkan hanya itu pecah kaca begitu. Belum dipastikan penembakan," tutur dia.

Argo menjelaskan kronologi kejadian penemuan kaca pecah di rumah Jazuli. Menurutnya, seorang keponakan Jazuli, M Syarifudin (20), baru pulang kuliah pada malam hari.

"Kemudian, masuk kamar melihat ada pecahan kaca di kasurnya, lalu dibersihkan terus tidur. Kakaknya subuh membangunkan, kemudian adiknya menyampaikan kalau kaca itu pecah, kakaknya yang melihat membersihkan pecahan kaca itu dan dibuang ke tong sampah," tutur dia.

Keesokan harinya, kata Argo, kakak kandung Syarifudin yaitu Siti Nurseha (32) melaporkan kejadian itu ke istri Jazuli.

Setelah itu, mereka melaporkan kejadian itu ke RT dan RW. Dan membawa kasus itu ke Polsek Ciputat.

"Satu lubang kaca. Kita belum dapatkan hasil olah TKP," ucapnya.(bin)

Editor: Hendra
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help