Sandiaga Setuju Kampung Akuarium Digusur, Tapi Lakukan Setelah Lebaran

Kami akan minta setidak-tidaknya dilakukan setelah Hari Raya Idul Fitri saja. Karena kalau dilakukan menjelang Ramadhan

Sandiaga Setuju Kampung Akuarium Digusur, Tapi Lakukan Setelah Lebaran
Warta Kota/Henry Lopulalan
Rumah-rumah gubuk banyak tumbuh setelah di gusur tahun lalu di Kampung Akuarium, Penjarigan, Jakarta Utara, Rabu(3/5/2017). Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan akan dilakukan penertiban lanjutan di Kampung Akuarium. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Sandiaga Salahudin Uno mengungkapkan keprihatinannya atas beredarnya isu akan dilakukan penggusuran kembali permukiman liar warga di Kampung Akuarium, Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara.

Ia mengeluhkan rencana penggusuran yang isunya akan dilakukan tanggal 17 Mei 2017 mendatang atau beberapa hari saja menjelang dimulainya ibadah bulan Ramadhan.

"Saya siap menjadi jembatan komunikasi antara warga dan Pemprov Jakarta. Kami akan minta setidak-tidaknya dilakukan setelah Hari Raya Idul Fitri saja. Karena kalau dilakukan menjelang Ramadhan kan mengganggu persiapan ibadah warga," jelasnya.

Hal itu disampaikannya saat bertemu perwakilan warga Kampung Akuarium di Posko Pemenangan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (4/5/2017).

Sandiaga Uno juga menjelaskan jika penggusuran akan dilakukan usai Lebaran maka akan memberi kesempatan dialog antara pemprov dengan warga.

"Sebenarnya yang diinginkan warga adalah dialog, skema ganti rugi lahan seperti apa, tanah mereka akan dijadikan apa kelak, dan yang paling penting adalah setelah penggusuran mereka akan dipindah ke mana. Saya sudah sekitar sembilan kali ke sana dan mendengar masukan bahwa warga sebenarnya hanya ingin sosialisasi yang jelas," tegasnya.

Ia berjanji akan segera membicarakan masalah itu dengan gubernur dan wakil gubernur yang masih menjabat sekarang, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Syaiful Hidayat.

"Saya juga minta kalau bisa bahkan jangan diapa-apakan dulu sampai Oktober 2017, sampai kami dilantik. Saya minta jangan membuat gejolak sampai waktu tersebut, dan semoga tawaran saya diterima," harap Sandi.

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved