80 Pramuka Penggalang Mengunjungi Bangka Pos, Lalu Tanya Tentang Berita Ini

sekarang ini baik tingkat nasional maupun daerah seringkali menyebar berita-berita yang menyesatkan dan membuat resah masyarakat.

80 Pramuka Penggalang Mengunjungi Bangka Pos, Lalu Tanya Tentang Berita Ini
istimewa
Sebanyak 80 anggota Pramuka Penggalang dan guru pendamping foto bersama di halaman depan Kantor Bangka Pos, usai mereka berdiskui tentang jurnalistik di Ruang Redaksi Bangka Pos, Sabtu (6/5/2017). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA,   – Apakah Bangka Pos pernah membuat berita hoax? Pertanyaan ini dilontarkan Al Husori, pimpinan rombongan perkemahan sehari (Persari) Pramuka Penggalang, saat berkunjung ke Kantor Bangka Pos, Sabtu (6/5/2017).

Menurut Al Husori, sekarang ini baik tingkat nasional maupun daerah seringkali menyebar berita-berita yang menyesatkan dan membuat resah masyarakat.

“Sebagian masyarakat percaya, sebagian lagi tidak. Seringkali berita yang diterima masyarakat membuat ketakutan, seperti baru-baru ini beredar berita tentang penculikan anak,” ujar Al Husori, di damping sekitar 15 guru pendamping Pramuka Penggalang, di ruang redaksi Bangka Pos, Sabtu (6/5/2017).

Menjawab pertanyaan ini, News Manager Bangka Pos Group Dodi Hendriyanto, yang menerima langsung kunjungan sekitar 80 Pramuka Penggalang ini, menegaskan bahwa Bangka Pos Group tidak mentoleri berita hoax masuk ke produk cetak maupun online Bangka Pos Group.

Sebagai media mainstream dan sudah terpercaya di Bangka Belitung, Dodi menjelaskan, kehadiran Bangka Pos Group justru meluruskan beredarnya berita-berita yang tidak benar.

“Kita seringkali menjadi penjernih dan pelurus dari berita-berita yang bohong atau hoax, atau ujaran-ujaran yang tidak baik. Sehingga, melalui berita yang kami terbitkan masyarakat menjadi tercerahkan oleh pelurusan ini. Tugas kami meluruskan berita hoax,” ujar Dodi.

Selain pertanyaan tentang peredaran berita hoax, sejumlah pertanyaan disampaikan oleh anggota Pramuka Penggalang maupun guru pendamping.

Diskusi bergulir mulai dari pertanyaan tentang tugas-tugas jurnalis, proses pencarian dan penerbitan berita hingga fungsi dan manfaat media.  

Para Pramuka Penggalang yang berjumlah 80 orang ini berasal dari SDN 5 Puding, SDN 5 Bakam, MIN 3 Bangka.

Selain berkunjung ke Kantor Redaksi Bangka Pos, para pramuka ini menyempatkan berkunjung ke Museum Timah, Kantor Gubernur, LPMP dan terakhir ke bumi perkemahan di sekitar Koala tidak jauh dari Jembatan Emas.

“Kegiatan ini sebagai ajang perluasan wawasan dan penerapan pelajaran ke pramukaan yang selama ini mereka dapatkan. Khusus ke Bangka Pos ini, kami ingin mengajak para anggota pramuka ini mengenal lebih dekat tugas-tugas jurnalistik,” ujar Al Husori. (*)

Penulis: Dody
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved