BangkaPos/

Polri Kirim Tim ke Singapura Periksa Novel Baswedan

Penyelidikan pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan oleh tim gabungan Polri belum menemui titik terang.

Polri Kirim Tim ke Singapura Periksa Novel Baswedan
capture youtube
Kapolri Jenderal Tito Karnavian 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Memasuki hari ke-25 pasca-kejadian, penyelidikan pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan oleh tim gabungan Polri belum menemui titik terang.

Dua orang diduga pelaku maupun aktornya belum juga tertangkap.

Lantas, Polri mengirim tim untuk menemui dan memeriksa Novel Baswedan yang tengah dilakukan perawatan di Singapura.

"Hari ini kalau enggak salah ada tim ke Singapura. Saksi terpenting adalah Novel sendiri," ujar Kapolri Jenderal Tito Karnavian usai memimpin pemakaman mantan Kapolri Jenderal (Purn) Widodo Budidarmo, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (6/5/2017).

Menurut Tito, tim gabungan telah melakukan sejumlah langkah penyelidikan mendalam untuk mengungkap kasus ini.

Di antaranya memeriksa sejumlah saksi, memeriksa barang bukti kandungan air keras, hingga memeriksa rekaman CCTV dan foto yang diduga pelaku.

Namun, sejauh ini belum menemui titik terang tentang pelaku penyerangan terhadap Novel yang sebenarnya.

Hasil penyelidikan dan pemeriksaan mendalam, dua orang yang sempat terekam kamera foto warga ternyata tidak terlibat dan tidak berada di lokasi kejadian, sekitar rumah Novel di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Selasa, 11 April lalu.

Menurutnya, saat ini tinggal Novel Baswedan yang bisa menjadi saksi penting untuk mengetahui dua orang pelaku penyiraman air keras yang menimpanya.

Dan diketahui Novel dibawa dan dilakukan penyembuhan kedua matanya ke Singapore National Eye Centre, Singapura, sehari setelah kejadian.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help