BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Sarbini Sukses Pasarkan Olahan Buah Pinang Hingga Ke Mancanegara

Sarbini berhasil melakukan berbagai inovasi untuk mengembangkan tanaman pinang menjadi produk yang bernilai jual tinggi.

Sarbini Sukses Pasarkan Olahan Buah Pinang Hingga Ke Mancanegara
Bangkapos.com/Nurhayati
Sarbini saat memasarkan produk pinang olahannya di Bangka Expo 2017. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Meski baru menekuni olahan buah pinang, Sarbini, petani dari Desa Jurung Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka berhasil melakukan berbagai inovasi untuk mengembangkan tanaman pinang menjadi produk yang bernilai jual tinggi.

Olahan buah pinang ini baru empat bulan ditekuninya saat itu ia baru sebatas coba-coba dan terus ditekuninya.

Hingga kini produk olahannya seperti kopi pinang, teh pinang, jus pinang, hingga permen pinang sudah dipasarkan ke berbagai daerah lewat media online seperti facebook melalui forum jual beli.

Produk berbahan baku pinang ini sudah dipasarkannya ke Kalimantan Timur, Jakarta Selatan, Batam, dan Medan.

Bahkan ada rekannya dari Medan meminta produk pinang yang diproduksi untuk dikirim ke India, Pakistan dan Bangladesh.

"Kalau dulu produknya hanya teh pinang, kopi pinang, jus pinang cuma dulu masih sangat manual dan belum ada inovasi belum ada kemasan yang bagus. Sekarang alhamdulillah sudah kami kemas yang bagus, sangat menarik, sudah jadi permen, bahkan sudah ada sabun wanitanya," ungkap Sarbini kepada bangkapos.com di Sungailiat, Sabtu (6/5/2017).

Menurutnya limbah hasil olahan pinang ini juga dibuatnya menjadi VOC yakni pupuk cair organik dari pinang.

"Dari limbahnya kita nggak buang bahkan sampai penyemprot hama juga dari sini sudah saya buat semua," jelas Sarbini.

Ia akan terus berinovasi untuk mengembangkan tanaman pinang ini.

Menurutnya,  pinang mengandung banyak khasiat yang juga bisa menjadi obat bermacam penyakit seperti penyakit maag, stroke, meningkatkan vitalitas pria, kesuburan wanita dan lainnya.

Produk olahanan tanaman pinang ini dikembangkan sendiri olehnya dari pembuatan hingga kemasan.

Saat berlangsungnya Bangka Expo 2017 pada tanggal 27 April lalu produk pinang olahannya dilirik oleh Perwakilan Google dari Singapura yakni Irish dan Perwakilan Google Indonesia Ganis yang datang ke Kabupaten Bangka untuk melakukan kerjasama dengan Pemkab Bangka. Mereka membeli teh dan kopi pinang.

"Menurut dia ini produk lokal yang baru dikembangkan dan perlu ditingkatkan lagi," ungkap Sarbini.

Penulis: nurhayati
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help