Fraksi PAN Seiring Sejalan dengan PP Pemuda Muhammadiyah Soal Hak Angket KPK

Taufik memastikan, Fraksi PAN tak akan mengirim kader dalam keanggotaan Panitia Khusus (Pansus) tersebut

Fraksi PAN Seiring Sejalan dengan PP Pemuda Muhammadiyah Soal Hak Angket KPK
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Wakil Ketua DPR yang juga Pimpinan Sidang Fadli Zon (kanan) bersama Wakil Ketua DPR Agus Hermanto (tengah), dan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan (kiri) saat Sidang Paripurna ke-22 DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/4/2017). Rapat paripurna DPR tersebut belum membahas surat permohonan hak angket untuk membuka rekaman pemeriksaan KPK terhadap eks anggota Komisi II Miryam S. Haryani pada kasus dugaan korupsi e-KTP. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan sependapat dengan sikap Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah terkait penolakan pembentukan Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Taufik memastikan, Fraksi PAN tak akan mengirim kader dalam keanggotaan Panitia Khusus (Pansus) tersebut.

"Atas aspirasi kawan-kawan semua, DPP dan Fraksi PAN, sepakat menolak Hak Angket terhadap KPK. Kami tidak akan mengirimkan kader untuk menjadi anggota dalam pansus hak angket itu," ujar Taufik dalam keterangan tertulis, Senin (8/5/2017).

Taufik berpidato di hadapan ratusan anggota Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) di halaman GOR Petrokimia, Gresik, Jawa Timur, Minggu (7/5/2017) dalam apel bertajuk, "Menggembirakan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana Nasional".

Taufik mengungkapkan, penolak pembentukan Hak Angket KPK telah menjadi keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN.

Selain menimbang aspirasi PP Pemuda Muhammadiyah dan sejumlah elemen masyarakat lainnya, kata Waketum PAN itu, keputusan untuk menolak pembentukan Hak Angket juga didasarkan pada komitmen partai.

Taufik menegaskan, PAN merupakan partai yang dilahirkan pada era reformasi, salah satu semangatnya, pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Ini adalah komitmen partai. Saya mengajak rekan-rekan, mari kita perkuat KPK, kita dukung upaya pemberantasan korupsi. Demi kepentingan rakyat, kita luruskan arah perjuangan reformasi kita," ujar Taufik.

Ia juga meminta, Kokam dan Pemuda Muhammadiyah mengawal agenda reformasi lainnya.

Jangan sampai, gerbang reformasi yang sudah terbuka lebar dinikmati segelintir kelompok.

"Eksploitasi berbagai sumber daya yang kita miliki, semuanya atas nama demokrasi, atas nama kerakyatan, ini harus kita luruskan. Mari luruskan reformasi, tuntaskan reformasi untuk kita semua," imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak meminta, Wakil Ketua DPR menolak pembentukan Hak Angket terhadap KPK.

Ia menegaskan, PP Muhammadiyah akan berkampanye agar masyarakat tidak memilih kader partai PAN maupun partai lain yang tidak mendukung upaya pemberantasan korupsi.

"Di sini ada Wakil Ketua DPR, Pak Taufik Kurniawan. Kita minta komitmennya terhadap upaya pemberantasan korupsi. Kalau mereka (PAN dan partai lainnya) tetap kirim utusan, Pemuda Muhammadiyah, akan kampanye 'jangan pilih mereka'," tegas Dahnil.

Editor: Alza Munzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help