Hampir Satu Bulan Pelaku Belum Tertangkap, Begini Harapan Keluarga Novel Baswedan Terhadap Polisi

Hampir satu bulan insiden penyiraman air keras kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, berlalu.

Hampir Satu Bulan Pelaku Belum Tertangkap, Begini Harapan Keluarga Novel Baswedan Terhadap Polisi
Istimewa
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan diteror usai salat subuh berjemaah di masjid di sekitar rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Wajah penyidik senior KPK tersebut disiram air keras oleh seseorang yang tidak dikenal. 

Terdapat satu unit meja dan beberapa unit kursi yang diletakkan di tempat itu.

Dia mengawasi setiap orang yang masuk ke lingkungan di sekitar kawasan rumah Novel.

Selain itu, dari pihak kepolisian memberikan imbauan kepada warga RW 010, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, supaya mewaspadai tindak kejahatan.

Imbauan itu ditulis di spanduk bertuliskan “Yuk... !!! Kita Awasi Dan Waspadai Setiap Tindak Kejahatan Pencurian, Penjambretan, Penodongan, Dan Berbagai Modus Operandi Khususnya Di Lingkungan RW 010 Pegangsaan Dua, Kelapa Gading”.

Tak hanya itu, sebelum masuk ke Jalan Deposito, terdapat dua barikade yang terbuat dari kayu berukuran 40X80 Cm.

Barikade kayu yang dicat berwarna hitam-putih itu harus dipindahkan terlebih dahulu, apabila warga hendak masuk ke tempat tersebut.

Untuk pengungkapan kasus itu, pihak keluarga Novel Baswedan, telah menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian.

"Iya secara umum itu sudah menjadi kewajiban polisi untuk mengusut tuntas, baik pelaku eksekutor di lapangan, penghubung maupun aktor atau dalangnya," tutur Taufik Baswedan, kakak dari Novel Baswedan, kepada wartawan, Minggu (7/5/2017).

Apabila selama kurun waktu satu bulan, kasus teror itu tak terungkap, maka dia menuntut, aparat kepolisian membentuk tim khusus atau tim pencari fakta.

"Jika dalam sebulan masih belum terungkap pelakunya, maka seharusnya dibentuklah tim khusus atau TPF dan polisi punya kemampuan untuk itu. Tinggal kemauan saja," kata dia.

Halaman
123
Editor: Alza Munzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved