Petugas Imigrasi Layani Turis Mancanegara dari Kapal Pesiar

Para petugas imigrasi ini sudah stand by di kapal pesiar tersebut selama dua hari sejak kapal berangkat dari Singapura menuju ke Bangka.

Petugas Imigrasi Layani Turis Mancanegara dari Kapal Pesiar
bangkapos.com/Nurhayati
Rudi Sari'ie 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKA, BANGKAPOS.COM -- Petugas Imigrasi Kantor Imigrasi Kelas 1 Pangkalpinang melakukan pelayanan keimigrasian langsung dari atas Kapal Star Clippers dengan menurunkan dua personil untuk melayani kunjungan para wisatawan mancanegara yang akan menyinggahi beberapa daerah di Indonesia.

Para petugas imigrasi ini sudah stand by di kapal pesiar tersebut selama dua hari sejak kapal berangkat dari Singapura menuju ke Bangka.

"Dari pihak imigrasi kita sebatas memberikan pelayanan keimigrasian tapi pelayanan keimigrasian di sini sebetulnya sangat istimewa karena kita lakukan di atas kapal pesiar. Ada petugas imigrasi yang memang bergabung di atas kapal pesiar sejak dari Singapura, " jelas Kasi Lalulintas Imigrasi Kantor Imigrasi Kelas 1 Pangkalpinang Rudi Sari'ie kepada bangkapos.com, Senin (8/5/2017) di Parai Beach Resort and Spa Sungailiat.

Paspor para wisawatan mancanegara ini diperiksa kemudian dicap sesuai visanya dan kegiatan selama di Indonesia.

Semua pelayanan keimigrasian ini sudah diselesaikan oleh petugas imigrasi di kapal pesiar tersebut.

"Kebetulan ia mendaratnya di Hotel Parai yang notabenenya masuk dalam wilayah kerja Kantor Imigrasi Pangkalpinang," ungkap Rudi.

Menurutnya para wisman ini berasal dari beberapa negara diantaranya Australia, Austria, Belgia, Jerman, Amerika, Swiss, Perancis, Kanada, Belanda, Cheko dan negara lainnya.

"Disini dari laporan yang saya terima dari local agen mereka hanya menikmati Pantai Parai dan sekitarnya tidak keluar. Hanya sampai jam 15.00 WIB atau jam 17.00 WIB saja, " kata Rudi.

Kemudian perjalanan kapal pesiar ini dilanjutkan ke Belitung. Para wisatawan ini berkunjung ke beberapa daerah sesuai visa yang diberikan petugas imigrasi, misalnya 30 hari mereka berhak berkunjung keliling ke berbagai daerah di Indonesia.

"Bahkan saya lihat ada yang ke Pulau Komodo, Karimun Jaya, Benoa, Bali," ujar Rudi.

Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved