Dispertan Musnahkan Puluhan Anjing Liar di Kawasan PPN Sungailiat

Dinas Pertanian Kabupaten Bangka kembali menerjunkan tim eliminasi untuk memberantas populasi anjing liar.

Dispertan Musnahkan Puluhan Anjing Liar di Kawasan PPN Sungailiat
IST
Pemusnahan anjing liar di Kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara, Senin (8/5/2017) yang dilaksanakan Dinas Pertanian Kabupaten Bangka. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Pertanian Kabupaten Bangka kembali menerjunkan tim eliminasi untuk memberantas populasi anjing liar.

Tim eliminasi ini beraksi , Senin (8/5/2017) untuk memusnahkan puluhan anjing liar di Kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN).

Ketua Tim Eliminasi Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Erwin mengatakan, eliminasi anjing liar dengan cara pemberian racun. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilakukan dinas pertanian.

Menurutnya pemusnahan anjing liar di kawasan pelabuhan perikanan dilakukan karena ada usulan secara resmi dari lembaga pemangku kepentingan.

Aksi pemusnahan anjing ini juga untuk memberikan kenyamanan bagi warga di kawasan itu termasuk nelayan dan pengunjung pelabuhan.

"Kami tidak dapat mendata jumlah anjing di pelabuhan ini mengingat saling berjauhan, tetapi dari hasil eliminasi diperkirakan mencapai puluhan ekor," ungkap Erwin kepada bangkapos.com, Rabu (10/5/2017).

Untuk pemusnahan anjing liar ini pihaknya melakukan dengan hati-hati agar tidak menganggu masyarakat. Kegiatan ini dilakukan pada malam hari hingga siang hari untuk menghindari gangguan terhadap warga terutama bagi pengguna jalan.

"Kegiatan pemusnahan anjing liar dilakukan malam hari sampai dini hari, ditargetkan mencapai minimal 100 ekor per malam. Kami sengaja menetapkan pada malam hari karena kondisi jalan di kota sudah sepi sehingga anjing yang lari kejalan tidak akan menganggu kendaraan," jelas Erwin.

Program eliminasi anjing liar ini untuk menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan masyarakat termasuk di kawasan objek wisata.

"Pemusnahan anjing liat ini selain di kota dan lingkungan masyarakat, kami juga melakukan di kawasan objek wisata untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung," kata Erwin.

Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved