BangkaPos/

Hanya Ada Di Pulau Bangka, Ketika Tradisi Ruwah bak Lebaran Dengan Ketupat Lepat dan Silahturahmi

Ada yang memperingatinya sebelum jatuhnya tanggal 15 Sya'ban, ada yang bertepatan dengan malam dan hari ke 15 Sya'ban, ada pula

Hanya Ada Di Pulau Bangka, Ketika Tradisi Ruwah bak Lebaran Dengan Ketupat Lepat dan Silahturahmi
Bangkapos.com/Deddy Marjaya
Nganggung dengan dulang di Lapangan Merdeka Pangkalpinang. Tradisi Nganggung ini bisanya dilakukan masyarakat Pulau Bangka saat menyambut hari besar dan acara adat seperti tradisi Ruwah. 

Tradisi Ruwah Kubur yang rutin yang dilaksanakan menjelang datangnya bulan bulan suci Ramadhan menjadi agenda rutin yang dilaksanakan tiap tahun pada tanggal 12 bulan Sya’ban setiap tahunnya oleh masyarakat Desa Keretak Kecamatan Sungai Selan.

Acara Ruwah Kubur tersebut berlangsung sangat meriah itu dapat ditandai dengan dengan jumlahnya mencapai ribuan orang.

Acara Ruwah kubur berlangsung sejak pagi hari tersebut selain mengandung makna tradisi yang tinggi juga mengedepankan nilai agama yang kuat.

Hal ini dapat dilihat dengan pembacaan Surat Yasin sebagai awal dibukanya acara yang diikuti oleh ribuan jamaah.

Pembacaan Surat Yasin dilangsungkan dilapangan yang berdekatan dengan pekuburan desa dan dilajutkan dengan mendoakan arwah leluhur. Ruwahan Keretak atau sering disebut Ruwah Kubur adalah merupakan Pembacaan Yasin bersama di kuburan doa bagi ketengan jiwa orang yang telah berpulang ke Rahmatullah.

Baca: Salurkan Hobi Berburu, Pemburu Tupai Malah Meregang Nyawa di Pondok Kebun Warga

Ruwah kubur ini dilakukan oleh keluarga, kerabat dan bahkan dilakukan beramai-ramai.

Desa Keretak bersifat unik dan istimewa untuk menyambut Ruwah Kubur, karena dikemas dalam rangkaian acara ruwahan seperti antara lain :

1. Pembacaan Yasin, Tahlil dan doa untuk para arwah yang telah meninggal dunia.

2. Nganggung bersama bersama bersifat gotong royong dimana masing-masing kepala keluarga membawa dulang yang berisikan makanan secara sukarela.

Halaman
1234
Penulis: Iwan Satriawan
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help