BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Breaking News

Mayat di Pondok Warga Kota Kapur Ternyata Pemburu Tupai

Kedatangannya dari Girimaya Pangkalpinang ke Hutan Kota Kapur Mendobarat Bangka, demi menyalurkan hobi berburunya.

Mayat di Pondok Warga Kota Kapur Ternyata Pemburu Tupai
IST
Korban Yopi saat visum di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ternyata Sak Yopi alias Yopi (32), adalah seorang pemburu tupai.

Kedatangannya dari Girimaya Pangkalpinang ke Hutan Kota Kapur Mendobarat Bangka, demi menyalurkan hobi berburunya.

Namun malang, Yopi malah merenggang nyawa di sebuah pondok kebun di hutan ini, Rabu (10/5/2017).

"Almarhum (Sak Yopi) pergi berburu tupai bersama tiga orang temannya yang bernama Sin Pang alias Apang (49), Warga Jl Selan Depan Aspol Pangkalpinang, Bidin (33), Warga Gang Baru Jl Selan Pangkalpinang dan Lin Khim Han (43), Warga Gang  Baru Jl Selan Pangkalpinang," kata Kapolres Bangka AKBP Johannes Bangun diwakili Kapolsek Mendobarat AKP Hendra Wirman, Rabu (10/5/2017).

Dari hasil pemeriksaan polisi pada ketiga rekan korban diketahui, mereka berempat berangkat dari Pangkalpinang, sehari sebelumnya, Selasa (9/5/2017) sekitar Pukul 14.00 WIB. Empat orang ini pergi berburu menggunakan dua unit sepeda motor.

"Namun karena hujan, mereka baru sampai ke lokasi Pukul 17.20 WIB," kata Kapolsek mengutip keterangan rekan korban.

Kemudian, Selasa (9/5/2017) Pukul 18.30 WIB, korban dan rekan rekan makan bersama. Setelah makan, rekan korban sebagian tidur dan sebagian lagi masih ngobrol di dalam pondok kebun milik warga yang mereka tempati.

"Sekitar Pukul 19.30 WIB karena kondisi badan korban masih dingin lalu korban meminum arak yang di bawah oleh korban dan selanjutnya tidur," kata Kapolsek.

Keesokan harinya, Rabu (10/5/2017) sekitar Pukul 04.00 WIB, korban terbangun karena merasa mual disertai muntah. Korban sempat minum obat flu yang dibawanya dari rumah.

"Sekitar Pukul 06.30 WIB, korban merasa sesak di dada dan kembali ke pondok kebun dan berbaring dipangkuan saudara Bidin. Sedangkan dua orang rekannya mencari bantuan masyarakat di kampung Desa Kota Kapur. Namun nyawa korban tak terselamatkan, dan meninggal dunia," kata Kapolsek menduga, korban sudah dalam kondisi sakit sebelum pergi berburu.

Baca berita lengkapnya di Harian Pagi Bangka Pos dan Babel News.

FOLLOW Twitter @bangkapos dan LIKE Halaman Facebook: bangkapos

Penulis: ferylaskari
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help