Tanda Terimakasih, 'Jejak Sang Provokator' Dapat Penghargaan dari UBB Press

UBB Press memberikan piagam penghargaan kepada Johan Murod, salah seorang penggagas dan pejuang pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Tanda Terimakasih, 'Jejak Sang Provokator' Dapat Penghargaan dari UBB Press
Istimewa
Kepala UBB Press Eddy Jajang J Atmaja menyerahkan piagam penghargaan kepada Johan Murod, yang telah menghibahkan buku biografinya berjudul “Jejak Sang Provokator”, di kediaman Johan Murod di Pangkalpinang, Jumat (12/5//2017). 

BANGKA, BANGKAPOS.COM --   Universitas Bangka Belitung (UBB) Press memberikan  piagam penghargaan kepada Johan Murod,  salah seorang penggagas dan pejuang  pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kediamannya di Perumahan Tamanbunga, Pangkalpinang, Jumat (12/05/2017).

Piagam penghargaan itu diberikan kepada PJM (Panglima Johan Murod), demikian sapaan akrabnya,  menyusul belum lama ini ia telah menghibahkan empat buku biografinya berjudul “Jejak Sang Provokator: Anak Yatim Bermetamorfosa Menjadi Pengusaha” kepada UBB Press.

Piagam penghargaan yang ditandatangani Wakil Rektor II UBB Agus Hartoko dan Kepala UBB Press Eddy Jajang J Atmaja itu merupakan bagian dari penghargaan kepada semua pihak yang telah menyumbangkan buku teks atau hasil penelitiannya kepada UBB Press.

“Selain Saudara Johan Murod, UBB Press pun telah menyerahkan  piagam penghargaan kepada sejumlah penulis Belitung di Tanjungpandan pekan lalu.  Mereka adalah Haril M Andersen, Salim Yan Albert Hoogstad dan Tjik Erna serta Wahyu Kurniawan,” ujar  Eddy Jajang J Atmaja, didampingi Iksander, personel UBB Press, Sabtu (13/5/2017).

Piagam penghargaan serupa, lanjut  Eddy Jajang,  dalam waktu dekat ini akan diberikan UBB Press kepada Akhmad Elvian (Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Pangkalpinang),  Renny Hutagalung (Kepala Humas PT Timah Tbk), Dodi Hendriyanto (Bangka Pos), Amung Chandra (Tjen Hun Liong),  Toto Sucipto (Kepala Pelestarian Nilai Budaya Kepulauan Riau) dan Fithrorozi (penulis Belitung).

“Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah menghibahkan koleksi pribadi atau lembaga kepada UBB Press.  Sejauh ini koleksi UBB Press, baik berupa  buku teks  maupun buku hasil  penelitian UBB sudah mencapai 93 eksemplar,” tukas Eddy Jajang.

UBB Press konsen dalam hal mengumpulkan buku-buku teks dan hasil penelitian tentang apa pun yang lokasi peristiwanya terjadi  di Bangka Belitung dan sekitarnya. 

Sejauh ini diketahui bahwa  banyak hal  yang belum tergali dari  Bangka Belitung, seperti penelitian kapal-kapal karam di perarian wilayah ini, sejarah balatentara Jepang di Babel, atau peperangan  antarkapal perang Sekutu dan Jepang di perairan Mentok.

“Kami misalnya  telah menghubungi Kedutaan Besar Australia di Jakarta untuk minta buku atau hasil  penelitian tentang tenggelamnya kapal Vyner Brooke yang mengangkut 22 perawat Angkatan Darat Australia dan 60 tentara Australia pada 12 Pebruari  tahun 1942 di perairan Mentok.  Belum lagi Kapal perang Ashigara milik Balatentara Jepang yang tenggelam  setelah di bom sekutu ketika hendak kembali ke negaranya   akhir 1945  di perairan Mentok, ” ujar Eddy Jajang.

Johan Murod yang ditemui sedang olahraga Tai Chi di rumahnya  mengucapkan terimakasih kepada UBB yang telah memberikan piagam penghargaan kepada dirinya.  Ia berharap hibah buku otobiografi dirinya (“Jejak Sang Provokator: Anak Yatim Bermetamorfosa Jadi Pengusaha”) dapat menjadi referensi dan memotivasi mahasiswa UBB.

Halaman
12
Penulis: Dody
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved