Perang Diambang Mata, Untuk Tangkis Rudal Balistik Korut, AS Kerahkan Kapal Perang Antirudal

Tapi ternyata rudal balistik yang diluncurkan Korut bahkan tidak terdeteksi oleh radar THAAD hingga terus melesat menuju

Perang Diambang Mata, Untuk Tangkis Rudal Balistik Korut, AS Kerahkan Kapal Perang Antirudal
daily mail

BANGKAPOS.COM--Uji coba peluncuran rudal balistik Korea Utara yang dilaksanakan pada Minggu (14/5) membuat Amerika Serikat tak mau kecolongan lagi.

Rudal balistik Korut yang suskes diluncurkan mampu melesat selama 30 menit melintasi Laut Jepang pada ketinggian 2.000 km sebelum jatuh ke perairan yang jaraknya hanya sekitar 90 km dari perbatasan Rusia.

Baca: Ini Dia UAV Reaper, Sang Malaikat Pencabut Nyawa Militer AS yang Kian Sakti nan Mematikan

Uji coba rudal balistik Korut itu seharusnya bisa ditembak jatuh menggunakan sistem pertahanan antirudal AS Terminal High Altitude Area Defense ( THAAD), yang telah dipasang di sepanjang perbatasan Korut-Korsel .

AS memang berambisi untuk menembak jatuh rudal balistik Korut saat uji coba dengan tujuan menunjukkan kecanggihan persenjataan antirudal THAAD.

Korut unjuk kekuatan melawan kemungkinan adanya agresi negara lain, terutama yang disangka Amerika Serikat.
Korut unjuk kekuatan melawan kemungkinan adanya agresi negara lain, terutama yang disangka Amerika Serikat. (EPA/BBC)

Tujuan AS pamer THAAD ada dua. Pertama rudal balistik sudah ditembak jatuh sebelum sampai sasaran.

Kedua, keberhasilan militer AS menembak jatuh rudal Korut akan membuat THAAD makin laku di pasaran.

Tapi ternyata rudal balistik yang diluncurkan Korut bahkan tidak terdeteksi oleh radar THAAD hingga terus melesat menuju lautan dan nyaris menghantam wilayah Rusia.

Baca: Mengejutkan, Ternyata Logo S di Dada Superman Artinya Bukan Seperti Kita Duga Selama Ini

Untuk menutupi rasa malu akibat persenjataan antirudalnya tak berkutik, militer AS segera mengirimkan kapal perang antirudal paling mutakhir, MV Pasific Collector yang selama ini sudah mangkal di Jepang.

Halaman
123
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved