Butuh Rp 1 Trilliun, Pendirian Bank Daerah di Babel Belum Jelas

Helly menyebutkan pihaknya telah melayangkan surat ke presiden untuk kemudahan membentuk bank daerah.

Butuh Rp 1 Trilliun, Pendirian Bank Daerah di Babel Belum Jelas
Bangkapos.com / Evan Saputra
Wakil Ketua Pendirian Bank Daerah Babel, Helly Yuda

Laporan Wartawan Bangka Pos Evan Saputra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Rencana pendirian Bank daerah di Provinsi Bangka Belitung hingga saat ini belum juga terealisasi. Hingga pergantian gubernur pun rencana ini tak kunjung ada kejelasan.

Wakil Ketua Pendirian Bank Daerah Babel, Helly Yuda menyebutkan kendala yang dihadapi saat ini untuk pendirian Bank daerah ialah modal.

Pasalnya, untuk mendirikan bank tersebut membutuhkan modal Rp 1 triliun.

"Kendalanya hanya permodalan, semua daerah harusnya ikut penyertaan modal," kata Helly saat menghadiri acara pengukuhan panitia pelaksana PB dan Rakornis Porprov ke V di gedung sebaguna Bateng, Rabu (17/5/2017).

Helly menyebutkan pihaknya telah melayangkan surat ke presiden untuk kemudahan membentuk bank daerah.

Sebab, dengan modal yang besar, cukup sulit untuk Babel membentuk bank sendiri.

Dijelaskan Helly, dilayangkannya surat ke presiden dikarenakan, didalam undang-undang perbankan tidak dijelaskan secara rinci modal Rp 1 triliun tersebut untuk bank swasta atau juga termasuk untuk bank daerah yang dimodali pemerintah daerah.

"Modal yang harus disiapkan berdasarkan UU bank umum syariah 1 triliun, kami mencoba mengirim surat ke presiden supaya diberi kemudahan, karena bank umum syariah ini didirikan oleh pemda, karena disitu tidak dijabarkan pemilik swasta atau pemerintah untuk modalnya, karena satu lembar saham di PT itu satu suara. Saya yakin kalau dimulai dari sekarang, lima tahun itu sudah terbentuk, memang tidak mudah, yang penting kmunikasinya dan sosialisasi," ujarnya.

Penulis: Evan
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved