BangkaPos/
Home »

Video

VIDEO: Kapolres Beberkan Kronologis Penangkapan Aguan

Kapolres Bangka Barat AKBP Hendro Kusmayadi SIK, mengaku keterlibatan Gunawan dan Aguan sebagai gembong narkoba terkuak

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kapolres Bangka Barat AKBP Hendro Kusmayadi SIK, mengaku keterlibatan Gunawan dan Aguan sebagai gembong narkoba terkuak, bedasarkan keterangan anak buahnya Megi dan Yuyun, yang lebih dulu ditangkap polisi.

Tak hanya Megi, nama Aguan juga kerap di sebut-sebut bandar dan pengguna narkoba yang di amankan jajarannya belum lama ini.

Dari keterangan Megi dan Yuyun tersebut, jajaran Polres Bangka Barat, lalu menetapkan Aguan sebagai DPO dan TO. Nanun tak mudah bagi polisi untuk melacak keberadaan Aguan. Sebab pasca penangkapan Megi dan Yuyun, pria keturunan Thionghoa itu memilih kabur dan bersembunyi ke Palembang.

" Terkuaknyaa peran Aguan sebagai gembong narkoba, dari pengakuan sejumlah anaak buahnya yang lebih dulu di tangkap sebelumnya. Sejak itu kami menetapakan Aguan sebagai DPO dan TO," pungkasnya.

Selain meringkus Aguan, jajaran Sat Narkoba juga merikus 4 bandar narkoba lainnya. Mereka adalah Adi Sapta Putra Alias Tata, Rendy Agustiana alias Ottoy, Munawir alias Nawir, dan Tika Suri alias Tika. Ke empat penggunaa sekaligus bandar narkoba ini di tangkap di lokasi dan tempat berbeda.

Tata merupakan satu jaringan dengan pelakau Ottoy. Keduanya di tangkap polisi, di kawasan Belo Laut Muntok, Kamis (27/4/2017) lalu. Dari keduanya jajaaran Satuan reserse narkoba Polres Babar pimpinan AKP Andri Eko Setiawan SIK menyita 4 paket sabu, 2 timbagan digital, sepeda motor dan 2 buah telepon gengam.

Sementara Nawir diketahui masih satu jaringan dengan Tika. Keduanya di tangkap di kawasan Jebu Laut, Desa Kelabat, Kecamatan Parittiga, Kamis (11/5/2017) lalu. Dari tangan pasangan kawin sirih ini polisi menyita barang bukti 10.40 gram narkoba jenis sabu.

" Selain menangkapap Aguan, kami juga meringkus 4 jaringan pengedar sabu lainnya. Tata merupakan satu jaringan dengan Ottoy dan Tika merupakan satu jaringan dengan Nawir. Dari tangan Nawir anggota menyita puluhan paket sabu," jelas Hendro di dampingi Kasat Narkoba AKP Andri Eko Setiawan SIK disela-sela konfrensi pers di gedung Catur Prasetya, Rabu (17/5/2017).

Penulis: oni
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help