BangkaPos/

Aquan Bandar Narkoba Dikenal Licin Terkapar Terkena Timah Panas Polisi di Palembang

Dalam menjalankan bisnis narkobanya, Aquan dikenal licin dan suka berpindah-pindah.

Aquan Bandar Narkoba Dikenal Licin Terkapar Terkena Timah Panas Polisi di Palembang
ist
Kapolres Babar AKBP Hendro Kusmayadi SIK di Dampingi Kasat Narkoba AKP Andri Eko Setiawan SIK di gedung Catur Prasetya, Selasa (17/5/2017) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Setelah lama diburu, Satuan Reserse Narkoba Polres Bangka Barat akhirnya berhasil meringkus Gunawan alias Aquan, bandar besar narkoba Bangka Barat, Senin (15/5).

Warga Gang Petak 15, Kelurahan Tanjung, Kecaman Muntok terkapar tak berdaya setelah kakinya ditembus timah panas polisi saat ditangkap di Palembang.

Bandar besar yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) buruan jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Babar terpaksa dilumpuhkan, karena berusaha kabur dan melawan saat akan di tangkap rombongan Kasat Narkoba AKP Andri Eko Setiawan SIK di tempat persembunyian di sebuah rumah kontrakan di Jalan Letnan Murod, KM 5 Palembang Sumatera Selatan.

Namun dalam penggeledahan tim yang di pimpin Kasat Narkoba AKP Andri Eko Setiawan SIK, tidak menemukan barang bukti narkoba dan hanya menyita telepon genggam milik Aquan.

Dalam menjalankan bisnis narkobanya, Aquan dikenal licin dan suka berpindah-pindah.

Bahkan dirinya berulang kali lolos dari sergapan polisi.

"Pelaku terpaksa kami tembak karena berusaha kabur dan melawan saat akan ditangkap. Pelaku ini juga di kenal licin dan suka berpindah-pindah," ujar Kapolres Babar AKBP Hendro Kusmayadi SIK disela-sela gelar perkara di gedung Catur Prasetya Polres, Rabu (17/5)

Aquan tak menampik keterlibatan dirinya dalam sejumlah penangkapan dan kasus narkoba di wilayah Hukum Polres Babar.

Residivis kambuhn itupun membenarkan dirinya sebagai penyuplai narkoba kepada Megi dan Yuyun yang lebih dulu ditangkap jajaran Sat Res Narkoba dan Polsek Muntok beberapaa waktu lalu.

Bahkan Aquan mengaku, selama menjadi DPO dan TO polisi, pihaknya masih terus menggeluti bisnis haram tersebut. Terakhir dirinya masih menyuplai sabu kepada Yuyun.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help