Heboh! Piton Telan Kambing Hidup-hidup dan Berhasil Ditangkap

Warga sempat kesulitan lantaran sebagian badannya bersembunyi di dalam sebuah lubang.

Heboh! Piton Telan Kambing Hidup-hidup dan Berhasil Ditangkap
KOMPAS.com/JUNAEDI
Ular piton sepanjang enam meter yang tak mampu bergerak lagi setelah memangsa seekor kambing yang sedang hamil ini diseret warga ke perkampungan hingag jadi tontonan, Selasa (16/5/2017) 

BANGKAPOS.COM - Setelah sempat dihebohkan dengan seekor ular piton yang memangsa petani sawit Maret 2017 lalu, warga Mamuju kembali dihebohkan oleh seekor ular piton sepanjang enam meter yang menelan seekor kambing milik warga, di Desa Rangas Kabupaten Mamuju, Rabu (17/5/2017).

Hasanuddin, warga setempat mengatakan,  ular piton tersebut ditemukan saat dirinya tengah menebang kayu di pinggir sungai Rangas di belakang rumahnya.

“Tiba-tiba saya melihat ular piton yang sebagian badannya masuk lubang. Saya lalu memanggil warga (untuk menangkap ular),” tutur Hasanuddin, warga yang pertama kali menemukan ular tersebut.

Penangkapan piton tersebut berlangsung sekitar 1 jam.

Ular piton sepanjang tujuh meter yang menelan Akbar (25) warga Desa Salubiro, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulbar, sempat jadi tontonan warga di lokasi kejadian.
Ular piton sepanjang tujuh meter dibunuh warga (Tribun Timur/Nurhadi)

Warga sempat kesulitan lantaran sebagian badannya bersembunyi di dalam sebuah lubang.

Namun saat dilakukan penangkapan, ular piton tersebut tidak melakukan perlawanan karena tidak bisa bergerak setelah memangsa kambing.

Ular piton itu akhirnya dibawa ke perkampungan warga hingga menjadi tontonan masyarakat.

Belum diketahui apakah piton itu merupakan dua dari lima kawanan piton yang sering berkeliaran di sekitar perkampungan warga.

Sejumlah warga yang melintas di sekitar lokasi pun sempat berhenti untuk menyaksikan

dan mengabadikan ular piton raksasa yang kedua ditemukan warga dalam dua bulan terakhir di Mamuju.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan termasuk memangsa manusia, warga membunuh ular piton tersebut sebelum dibawa  ke perkampungan.

Rencananya kulit ular piton ini akan di jual warga kepada pengepul kulit ular.

(Kontributor Polewali, Junaedi)

Editor: Hendra
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved