BangkaPos/

MUI: Mengganti Pancasila dengan Khilafah Adalah Kesesatan Secara Agama

Pilihan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila adalah hasil pemikiran mendalam para ulama

MUI: Mengganti Pancasila dengan Khilafah Adalah Kesesatan Secara Agama
Tribunnews.com/Amriyono Prakoso
Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (18/1/2017). 

Oleh: KH. M. Cholil Nafis, Ph D, Ketua Komisi Dakwah MUI 

BANGKAPOS.COM - Pilihan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila adalah hasil pemikiran mendalam para ulama yang terlibat dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Pancasila adalah titik kesepatakan (kalimatun sawa') para penganut agama di Indonesia untuk hidup bersama dalam bingkai negara bangsa.

Pancasila telah sesuai dengan spirit dan nilai-nilai agama.

Munculnya fenomena menguatnya kembali gerakan ataupun ideologi anti-NKRI dan Pancasila, mendorong Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI untuk mendiskusikan metode dakwah kebangsaan yang efektif, dengan tema “Metode Dakwah Kebangsaan: Harmoni antara Agama dan Negara” pada Rabu (17/5/2017) di Gedung MUI Pusat.

Kesimpulan diskusi agar metode dakwah dapat membangun nasionalisme maka semua pihak harus kembali kepada Fatwa MUI yang telah menegaskan tentang mengukuhkan NKRI adalah ijtihad yang sudah final sebagai implementasi Islam Rahmatan Lil'alamin.

Ulama telah memastikan nilai-nilai Pancasila tidak bertentangan dengan ajaran Islam.

Menurut Islam, model dan bentuk negara adalah masalah ijtihadiyah (olah pikir manusia), bahwa yang terpenting adalah terciptanya kedamaian, keadilan dan kesejahteraan.

Sudah sepatutnya energi umat Islam lebih diarahkan pada pembangunan sumber daya manusia dan pengembangan ekonomi umat.

Perdebatan ideologi negara berkepanjangan hanya menyita waktu umat Islam.

Halaman
123
Editor: Alza Munzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help