BangkaPos/

Ini Komentar Bupati Belitung Terkait Larangan Naik Mercusuar Lengkuas

Keberadaan merecusuar di Pulau Lengkuas sebagai sarana navigasi secara berangsur mulai bertambah menjadi daya tarik pariwisata

Ini Komentar Bupati Belitung Terkait Larangan Naik Mercusuar Lengkuas
bangkapos.com/dok
Bupati Belitung, Sahani Saleh 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dede Suhendar

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Keberadaan merecusuar di Pulau Lengkuas sebagai sarana navigasi secara berangsur mulai bertambah menjadi daya tarik pariwisata Negeri Laskar Pelangi.

Namun kondisi tersebut justru menjadi kontradiktif antara kepentingan keselamatan pelayaran dan perkembangan pariwisata.

"Kita bersyukur adanya mercusuar itu. Karena selain untuk navigasi, sekarang ini sudah menjadi objek wisata, kalau dikelola akan mendatangkan income secara tidak langsung bagi negara," ujar Bupati Belitung Sahani Saleh kepada posbelitung.com, Jumat (19/5/2017).

Meskipun demikian, pria yang akrab disapa Sanem itu mengakui belum terdapat regulasi terkait pemanfaatan mercusuar sebagai fasilitas penunjang pariwisata.

Oleh sebab itu, selaku Bupati Belitung, Sanem sudah menyampaikan kondisi tersebut kepada Dirjen Infrastruktur Kemenko Maritim sewaktu rapat koordinasi sekitar dua minggu lalu.

Ia berharap adanya tindaklanjut dari pemerintah menanggapi permasalahan tersebut.

"Sebenarnya yang kami sampaikan bukan hanya mercusuar Lengkuas saja, tapi yang lainnya juga, seperti di Pulau Sumedang dan Tanjong Lancor," katanya.

Penulis: Dede Suhendar
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help