BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

PKK Desa Belajar Seni Menggunting atau Menempel Gaya Perancis

PKK Desa se-Kabupaten Bangka mendapat pelajaran tentang cara menggunting atau menempel yang dikenal dengan decoupage

PKK Desa Belajar Seni Menggunting atau Menempel Gaya Perancis
IST
Kreasi tas decoupage hasil PKK Desa 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- PKK Desa se-Kabupaten Bangka mendapat pelajaran tentang cara menggunting atau menempel yang dikenal dengan decoupage.

Teknik yang berasal dari Perancis ini merupakan seni menggunting atau menempel dengan media tissue bermotif. Di Indonesia dikenal dengan nama Servietten.

Menurut Devi Devianti, pemilik GQ Craft yang menjadi narasumber dalam kegiatan pelatihan keterampilan kerajinan tangan Decoupage ini merupakan kegiatan untuk menghias media seperti tas, tudung saji dan lainnya sehingga lebih menarik dan bernilai ekonomis.

"Kita hiaskan barang yang biasa-biasa seperti dompet, tas, rotan dan lainnya dengan teknik decoupage sehingga menjadi cantik, dan bisa meningkatkan nilai jual," ungkap Devi melalui rilis Pemkab Bangka, Jumat (19/5/17) di Jakarta.

Diungkapkan Devi lagi, teknik menghias Decoupage ini sangat sederhana dan bisa dilakukan dengan waktu yang santai.

"Medianya sederhana, namun untuk tissue yang bermotif ini masih impor kita, namun bisa kita sediakan nanti jika memang ingin dan minat menekuninya," jelas Devi.

Diuraikan Devi lagi, bahan untuk decoupage ini murah meriah, yang penting ada medianya, tissue bermotif, lem, vernish, kuas, busa, heat gun atau hair dryer. Namun yang perting itu, harus mengetahui teknik dan mempunyai jiwa seni.

"Sangat mudah, yang penting tidak kena air, apa saja medianya, dari harga yang murah bisa menjadi mahal," katanya.

Sementara itu, Rahma, (44), PKK Desa Baturusa Kecamatan Merawang mengungkapkan, kegiatan menggunting dan menempel tekni decoupage ini sangat mudah, dan bisa dikreasikan pada banyak hal.

"Yang penting itu kesabaran, teliti dan bisa menghiasnya dengan indah, kalau langkah-langkahnya sangat mudah sekali," katanya.

Ke depan, Rahma berharap dirinya dapat melakukan menggunting dan menempel decoupage ini di desanya dan memberikan informasi dan keterampilan kepada teman-temannya.

"Bisa membantu usaha juga ini, selama ini kita hanya punya yang dasarnya, namun setelah tahu decoupage ini, kita bisa mempercantik barang kita, seperti tudung saji, tikar dan lainnya, dari yang biasa menjadi luar biasa dan cantik sekali, harganya pun pasti lebih bagus," harapnya.

Penulis: edwardi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help