BangkaPos/

Aksi Bela Ulama 205 di Pontianak Sempat Diwarnai Ketegangan

Namun sedikit terjadi ketegangan, saat massa yang hendak keluar kawasan Masjid Raya Mujahidin, terhenti tepat di pagar masjid lantaran

Aksi Bela Ulama 205 di Pontianak Sempat Diwarnai Ketegangan
Tribun pontianak
Massa aksi damai Bela Ulama 205 saat longmarch dari Masjid Raya Mujahidin, menuju Mapolda Kalbar, Sabtu (20/5/2017) sekitar pukul 13.21 WIB. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

BANGKAPOS.COM, PONTIANAK --Sekitar pukul 12.18 WIB, massa Aksi Damai Bela Ulama 205 yang telah selesai menunaikan salat Dzuhur, kembali berkumpul di halaman Masjid Raya Mujahidin Pontianak.

Bendera besar dan kecil berwarna putih dan hitam mewarnai aksi.

Selain itu, tampak juga sebagian massa mengenakan pakaian serba putih.

Di antaranya pula, ada yang terlihat mengenakan ikat kepala dari kain, yang beragam warna, ada yang berwarna kuning, putih, hitam, dan merah.

Setelah sekitar beberapa menit berorasi dan berkoordinasi.

Teriakan takbir kemudian terdengar saat ribuan massa mulai bergerak menuju Polda Kalbar, sekitar pukul 12.30 WIB.

Namun sedikit terjadi ketegangan, saat massa yang hendak keluar kawasan Masjid Raya Mujahidin, terhenti tepat di pagar masjid lantaran personel aparat keamanan hendak mengamankan bambu yang dijadikan tiang bendera, yang dipegang sebagian massa.

Setelah imbauan dari Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Iwan Imam Susilo dan Korlap Aksi, Sy Hasan Basri dapat meredam kesalahpahaman tersebut.

Tak lama pagar dibuka oleh aparat keamanan, massa yang tertahan kemudian berjalan perlahan menuju Mapolda Kalbar.

Halaman
123
Editor: Iwan Satriawan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help