BangkaPos/

Warga Berebutan Tangkap Udang Lobster 'Mabok' di Sungai Rangkui

ada yang menangkapnya, tanpa menggunakan peralatan apapun dengan mengandalkan kejelian mata.

Warga Berebutan Tangkap Udang Lobster 'Mabok' di Sungai Rangkui
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Masyarakat mencari udang lobster di aliran sungai rangkui, Sabtu (20/5/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Puluhan warga jalan trem, kelurahan taman Sari turun ke sungai Rangkui, Pangkalpinang, Sabtu (20/5/2017).

Mereka turun untuk mengambil udang lobster mabok yang datang saat musim kemarau.

Dengan peralatan yang sederhana berupa wareng, tudung saji yang berbentuk jejaring, mereka asik mencari udang lobster ditengah aliran sungai Rangkui dengan air kecoklatan.

Ada beberapa diantara mereka mengorek-ngorek sampah di sungai untuk menemukannya.

Cara mencari udang inipun terlihat sederhana, hanya dengan membawa satu ember sebagai wadah untuk meletakkan udang yang didapatkan.

Mereka berjibaku memindahkan wareng dari satu tempat ke tempat lain.

Bahkan ada yang menangkapnya, tanpa menggunakan peralatan apapun dengan mengandalkan kejelian mata.

Biasanya, di sungai itu tidak ada udang lobster. Udang-udang dari berbagai ukuran itu hanya ada satu tahun sekali di aliran sungai itu, dan waktunya pun tak menentu.

Tak pernah ada yang tau dari mana udang-udang itu berasal, ada yang mengatakan ada tambak udang yang jebol, ada lagi yang mengatakan udang mabok karena musim kemarau.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help