Sangar, Inilah Heli Serang Z-19E Black Whirlwind Militer China

Helikopter Z-19E yang dipamerkan ke khalayak tersebut diberi kelir warna hitam legam yang menampilkan aura yang sangar

Sangar, Inilah Heli Serang Z-19E Black Whirlwind Militer China
Angkasa
Black Whirlwind 

BANGKAPOS.COM--Kalau ada negeri yang berlari cepat untuk urusan pengembangan senjata, China adalah jawabannya.

Hampir setiap bulan, bahkan minggu, selalu ada produk baru, dan semua orang, termasuk anda dan saya, bisa jadi kesulitan untuk mengingat yang mana ya produk yang baru?

Cek saja histori di angkasa.grid.id, hampir tiap minggu ada tulisan mengenai alutsista China.

Nah, pada 18 Mei kemarin giliran AVIC Harbin Aircraft Industry memamerkan produk terbaru mereka yaitu heli serang Z-19E yang melakukan penerbangan perdana dari markas pabrikan di Harbin.

Helikopter Z-19E yang dipamerkan ke khalayak tersebut diberi kelir warna hitam legam yang menampilkan aura yang sangar.

Dalam liputannya pada penerbangan perdana tersebut, situs berita Xinhua mengatakan bahwa helikopter yang disebut angin ribut hitam (Black Whirlwind) merupakan varian dari Z-19 yang diperuntukkan bagi pasar ekspor.

Ini merupakan heli serang pertama yang didedikasikan untuk pesanan negara luar. Versi yang dijual ke luar negeri akan menerima kode WZ atau (Wǔzhuāng Zhíshēngjī – heli serang) 19.

Dibangun dari dasar helikopter angkut Z-9W yang merupakan lisensi dari AS365 Dauphin, Z-19E masih mempertahankan desain ruang mesin untuk mesin WZ-8C turboshaft dengan daya 940hp, tailboom, sampai desain rotor ekor Fenestron yang merupakan desain khas pabrikan Aerospatiale yang kini sudah dimerger dengan Airbus Helicopter.

Patut diduga bahwa antara heli serang ini dan heli angkut yang menjadi dasar pengembangannya masih memiliki kesamaan komponen, untuk mempersingkat waktu produksi dan pengembangan.

Perbedaan antara Z-9 dan Z-19E, bagian depan dimodifikasi habis dengan pemasangan kokpit tandem khas heli serang, berikut dengan bola elektro optik yang dipasang di hidung helikopter.

Halaman
123
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Angkasa
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help