Breaking News

Kadispora Beltim Sempat Melihat Detik-detik Terbakarnya Venue Border Panjat Tebing

Sekadar diketahui Kantor Dispora Beltim terletak hanya sekitar 100 meter dari Venue Boulder Panjat Tebing yang terbakar lalu patah

Kadispora Beltim Sempat Melihat Detik-detik Terbakarnya Venue Border Panjat Tebing
bangkapos.com/Dedy Qurniawan
Penyidik dari Polres Beltim saat proses identifikasi terbakarnya satu unit venue Boulder Panjat Tebing, kawasan Stadion Utama Belitung Timur, Kecamatan Damar, Selasa (23/5/2017). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Belitung Timur Gustav Pilandra menuturkan, saat detik-detik kejadian, ia sedang berada di ruang kerjanya.

Sekadar diketahui Kantor Dispora Beltim terletak hanya sekitar 100 meter dari Venue Boulder Panjat Tebing yang terbakar lalu patah dan ambruk sekitar 9.30 WIB, Selasa (23/5/2017).

Dia membenarkan api sudah padam saat tiga unit damkar Beltim tiba.

"Sekali saya keluar, saya langsung paniklah itu. Saat ke sana, api itu sudah gede. Tidak ada lagi kelihatan, asap hitam semuanya. Api padam itu sekitar setengah jam (setelah Gustav tahu). Material yang dimakan api itu, busa itu, sudah habis," tutur Gustav kepada Pos Belitung.

Gustav menjelaskan, Venue Boulder Panjat Tebing yang terbakar adalah bangunan semi terbuka atau tanpa dinding di tiga sisinya.

Di bangunan itu terdapat Boulder panjat tebing yang menempel dinding.

Sementara di bagian bawahnya dipasangi matras busa.

"Boulder itu bukan untuk nomor yang pakai pengaman tali itu makanya dipasang matras sebagai pengaman. Itu yang dimakan api itu. Makan alas matrasnya, dan merembet ke boulder yang terbuat dari fiber itu. Materai lainnya kan itu besi," tutur Gustav.

Venue Boulder Panjat Tebing yang terbakar merupakan aset KONI Beltim yang sebelumnya berada di kawasan Pantai Nyiur Melambai.

Pada 2014, venue dipindahkan ke kawasan Stadion Utama Beltim.

"Ini barang lama. Bukan aset Dispora, tapi aset KONI Beltim... Ada sebagian bangunan itu sumbangan Pak Afa (Mantan Ketua KONI Beltim) di bangunan itu, total kerugiannya belum bisa ditaksir. Mungkin ratusan juta lah," katanya. (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help