BangkaPos/

Silaturahmi RSBT Jelang Puasa, Ustaz Hendi: Jangan Jadi Momen Musiman dan Musingin

Semoga kita selalu diberikan kesehatan jasmani dan rohani, serta dapat bekerja lebih baik lagi. Karena bekerja di pelayanan kesehatan

Silaturahmi RSBT Jelang Puasa, Ustaz Hendi: Jangan Jadi Momen Musiman dan Musingin
Bangka Pos/Idandi Meika Jovanka
Ustaz Hendi Kurnia saat menyampaikan tausiah di RSBT Pangkalpinang, Selasa (23/5/2017). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Menjelang bulan suci Ramadhan, Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Pangkalpinang menggelar silaturahmi dan ceramah agama. ‎

Kegiatan ini menjadi agenda rutin setiap tahun yang dihadiri para karyawan dan mengundang penceramah Ustaz Hendi Kurnia, Selasa (23/5/2017).

Acara dimulai pukul 09.30 WIB, di halaman parkir bawah rumah sakit ini bertemakan "Bersihkan Diri Sucikan Hati Langkah Pasti Menuju Ridho Ilahi."

Wakil Direktur Pelayanan Medik RSBT Pangkalpinang, Erwina berharap bulan Ramadhan menjadi momentum bagi keluarga besar RSBT untuk berbenah diri dan mensucikan hati.

“Semoga kita selalu diberikan kesehatan jasmani dan rohani, serta dapat bekerja lebih baik lagi. Karena bekerja di pelayanan kesehatan merupakan ibadah. Semoga momen bulan suci Ramadhan bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki diri dan mempererat silaturahmi,” tutur Erwina.

Pada kesempatan itu manajemen menyerahkan hadiah bagi pemenang lomba ruangan terbersih, yakni pemenang pertama dari Unit ICU, kedua ruang hemodialisa dan juara tiga ruang anggrek.

Acara semakin hangat dengan siraman rohani oleh Ustaz Hendi Kurniah.

Pria kelahiran Pangkalpinang yang juga dikenal sebagai motivator nasional ini mengungkapkan salah satu tanda keimanan seorang muslim yakni bergembira akan datangnya bulan Ramadhan.

"Hendaknya seorang muslim khawatir akan dirinya jika tidak ada perasaan gembira akan datangnya Ramadhan. Jika kita merasa biasa-biasa saja dan tidak ada yang istimewa, bisa jadi kita terluput dari kebaikan, karena ini adalah karunia dari Allah," ungkapnya.

Hendi mengatakan setiap muslim harus benar-benar mempersiapkan diri menyambut Ramadhan, karena suatu kenikmatan luar biasa bila mukmin bisa bertemu dengan bulan suci ini.

"Bulan puasa bulan penuh keutamaan, seorang istri yang memasak dan mengurus keluarganya dengan ikhlas, insya Allah mendapatkan pahala luar biasa, maka sayang jika dilalui tanpa beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT," tuturnya.

Ustaz Hendi juga mengingatkan agar jangan jadikan bulan Ramadhan menjadi momen "musiman dan musingin."

"Fenomena yang terjadi di awal Ramadhan masjid penuh jamaahnya, kemudian mendekat lebaran shaf shalat semakin sedikit. Orang sudah mulai memikirkan untuk berlebaran. Mereka sudah memusingan diri untuk membuat kue, cari baju dan lainnya, padahal ibadah adalah paling utama dari segalanya," kata Ustaz Hendi.

Penulis: Reporter Bangka Pos Group, Idandi Meika Jovanca

Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help