Dendam Tak Pernah Dijenguk Saat Dipenjara, Pria Ini Kalap Tusuk Ibu Angkatnya

Personel Polres Tangerang Selatan telah menahan Aming Rojali (21) setelah sempat kabur ke Jawa Tengah, beberapa hari lalu

Dendam Tak Pernah Dijenguk Saat Dipenjara, Pria Ini Kalap Tusuk Ibu Angkatnya
KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA
Aming Rojali (21) ditangkap jajaran Polres Tangerang Selatan setelah membunuh saudara jauhnya, Ivo (52) dan Raul (22), di Pamulang, Tangerang Selatan, pekan lalu. Aming ditangkap dan ditahan atas tuduhan pembunuhan berencana pada Rabu (24/5/2017) malam. 

BANGKAPOS.COM - Personel Polres Tangerang Selatan telah menahan Aming Rojali (21) setelah sempat kabur ke Jawa Tengah, beberapa hari lalu.

Aming ditangkap usai membunuh ibu dan anak yang merupakan saudara jauhnya, yakni Ivo (52) dan Raul (22) di Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Rabu (17/5/2017).

Saat dibawa ke Polres Tangerang Selatan pada Rabu (24/5/2017) malam, Aming disebut punya dendam di balik aksinya.

Dari pembunuhan itu, Ivo menderita luka dan pendarahan cukup parah dan Raul meninggal dunia di tempat.

"Dia dendam (dengan korban), karena selama dia di dalam tahanan dulu karena pencurian di Indomaret daerah Depok, tidak pernah dijenguk," kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Fadli Widiyanto dalam sebuah konferensi pers, Rabu malam.

Aming menjadi residivis karena pernah mencuri di minimarket.

Aming juga sempat ditahan di Lapas Kelas II Bogor, Jawa Barat, dan baru bebas pada Agustus 2016 lalu.

Selain itu, lanjut Fadli, Aming mengaku punya masalah mengenai rumah yang disebut sebagai warisan.

Aming sendiri merupakan anak dari orangtua yang merupakan anak angkat dari kakek yang sama dengan Raul.

Raul sendiri merupakan cucu kandung kakeknya. Dengan kata lain, Aming merupakan keponakan jauh Ivo.

"Pelaku juga marah karena pada hari kejadian dia pinjam uang tidak dikasih, sehingga marah, tidak terkendali emosinya, ambil pisau di dapur lalu membekap dan menusuk korban Ivo," tutur Fadli.

Fadli memastikan Aming sebagai pelaku tunggal dalam kasus ini.

Atas tindakannya, Aming dikenakan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Polisi juga melontarkan timah panas ke kaki Aming karena sempat ingin kabur saat diringkus aparat.

Berita ini sudah dimuat di kompas.com dengan judul: Pria Ini Bunuh Ibu dan Anak karena Dendam Tidak Pernah Dijenguk

Editor: Alza Munzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved