Gunung Sinabung Mulai Batuk, Masyarakat dan Wisatawan Diminta Waspada

Natanael mengatakan, masyarakat yang tinggal di pinggiran sungai juga patut waspada.

Gunung Sinabung Mulai Batuk, Masyarakat dan Wisatawan Diminta Waspada
twitter/bnpb
Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meletus lagi, Sabtu (20/52017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

BANGKAPOS.COM, MEDAN - Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara, kembali menyemburkan debu vulkanik setinggi 3500 meter.

"Kami mengimbau masyarakat dan wisatawan tidak mendekati Gunung Sinabung dalam radius tertentu," ungkap Kepala Bidang Darurat BPBD Tanah Karo, Natanel, Kamis (25/5/2017).

 Adapun radius yang tidak boleh didekati, 3 Km dari puncak, 7 Km sektor Selatan-Tenggara. 6 Km sektor Tenggara-Timur, dan 4 Km sektor Utara-Timur.

Baca: Sosok Briptu Gilang, Pernah Gagal Masuk Polisi Hingga Membantu Ibunya Jualan Pecel Ayam

Natanael mengatakan, masyarakat yang tinggal di pinggiran sungai juga patut waspada.

Sebab, sewaktu-waktu lahar bisa mengalir dari Gunung Sinabung.

"Mengingat telah terbentuk bendungan di hulu sungai Laborus, maka penduduk yang bermukim di sekitar hilir agar tetap waspada. Karena, bendungan ini bisa saja jebol lantaran tidak kuat menahan volume lahar dingin," ungkap Natanael.

Berdasarkan pemantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi angin bertiup lemah ke arah Timur dan Tenggara. Udara sampai saat ini terpantau 18-23 derajat celsius.

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help