BangkaPos/

Ingat, Selama Ramadan Inilah Dia 11 Amalan Sunnah yang Jangan Sampai Ditinggalkan

dalam menjalankan ibadah di bulan ramadan ada beberapa amalan sunnah yang sering ditinggalkan

Ingat, Selama Ramadan Inilah  Dia 11 Amalan Sunnah yang Jangan Sampai Ditinggalkan
nahimunkar.com
Buka puasa terbesar, sekitar 300 ribu muslim berbuka tiap hari selama Ramadan di Masjid Nabawi Madinah. 

BANGKAPOS.COM-- Tanpa terasa dalam hitungan hari , bulan Ramadan kembali datang menghampiri kita.

Kehadiran bulan Ramadan merupakan hadiah terindah bagi kaum muslimin dimanapun mereka berada, karena didalamnya kebaikan bernilai lebih bahkan dilipat gandakan, dan terdapat padanya amalan-amalan yang tidak terdapat pada bulan lainnya.

Bulan Ramadhan yang penuh berkah ini hanya terjadi setahun sekali, karenanya manfaatkan momen ini sebaik mungkin, karena belum tentu di tahun berikutnya kita akan menjumpainya lagi.

Sabda Rasulullah SAW, "Barangsiapa puasa pada bulan Ramadan atas dasar iman dan mengharap pahala Allah SWT, niscaya diampuni dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari)

Karenanya, marilah kita berpuasa bukan hanya sekadar untuk melepaskan kewajiban, teta[i juga jalanilah dengan penuh keimanan dan mengharap balasan hanya dari Allah, seperti yang tertulis dalam hadits di atas.

ilustrasi buka puasa
ilustrasi buka puasa (net)

Insya Allah kita akan senang melakukannya dan tidak merasa terbebani. sehingga kita menjadi bagian dari sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, "Amalan setiap anak Adam dilipat gandakan sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat. Allah berfirman : "Kecuali puasa, ia adalah untuk-Ku. Aku yang membalasnya (tanpa batasan tadi). Ia (orang yang berpuasa-red) meninggalkan syahwat dan makanannya karena Aku". (HR. Muslim)

Nah dalam menjalankan ibadah di bulan ramadan ada beberapa amalan sunnah yang sering ditinggalkan, seperti dikutip dari kabarmakkah.com, yakni.

1. Makan sahur

Makan sahur itu disepakati oleh para ulama, hukumnya sunnah (Lihat Kifayatul Akhyar, hal. 252). Mengenai anjuran makan sahur disebutkan dalam hadits, "Makan sahurlah karena sesungguhnya dalam makan sahur itu terdapat berkah." (HR. Muslim).

Kata Muhammad Al Khotib rahimahullah, waktu makan sahur dimulai dari tengah malam, lihat Al Iqna' 1: 410. Waktu sebelum itu tidak disebut makan sahur sebagaimana disebutkan dalam Hasyiyah Al Baijuri, 1: 563.

Halaman
1234
Penulis: Iwan Satriawan
Editor: Iwan Satriawan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help