Warga Kenanga Tak Rela Pantai Rebo Dijadikan Kawasan Komersil oleh Pengusaha

Rustam menyesalkan jika Pesisir Pantai Rebo akan dijadikan kawasan wisata komersil oleh pihak pengembang ataupun investor.

Warga Kenanga Tak Rela Pantai Rebo Dijadikan Kawasan Komersil oleh Pengusaha
Nurhayati / Bangkapos.com
Para pemuda Kelurahan Kenanga, Sabtu (21/11/2015) sedang mengambil bibit bakau untuk ditanam di sekitar Pantai Rebo. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS COM, BANGKA - Tokoh Masyarakat Kenanga dan Pendiri Yayasan Ikatan Keluarga Besar Kenanga (Ikebana) Rustam menyesalkan jika Pesisir Pantai Rebo akan dijadikan kawasan wisata komersil oleh pihak pengembang ataupun investor.

Apalagi pihak pengembang sudah membangun jalan dan mulai mendirikan berbagai fasilitas untuk objek wisata.

Dia tidak rela jika pantai tersebut dirampas pengusaha.

Menurut Rustam awal mula pantai itu dulunya masih berupa laut.

"Dulu sewaktu kapal Mercu beroperasi tailingnya dibuang ke situ dan terbentuklah tanah daratan ditambah lagi oleh tailing TI rakyat bertambah luaslah. Sementara menunggu pasang surut laut oleh Masyarakat Kenango iseng-iseng ditanamlah cemara. Sedang yg palung dan bekas TI Rakyat ditanam Yayasan Ikebana Kenanga dengan bakau. Saat ini setelah semua jadi bagus tiba-tiba mau dirampas apakah pantas," sesal Rustam kepada bangkapos.com, Minggu (28/5/2017).

Menurutnya, Pantai Rebo atau dikenal juga Pantai Mang Kalok sudah menjadi tempat berkumpulnya nelayan dadakan dari segala penjuru dari segala kampung setiap hari.

"Kami Yayasan Ikebana Kenanga dan masyarakat Kenanga secara keseluruhan sangat menyesalkan bila tiba-tiba ada yangg mau merampas apa yang telah kami bangun dan rawat selama ini," ungkap Rustam.

Untuk itu ia minta agar para anggota dewan bisa menolong menyelamatkan pantai tersebut agar tetap menjadi ruang publik untuk masyarakat.

"Tolonglah, tolong selamatkan pak dewan. Berharap saatnya bapak dewan yang terhormat berdiri membela rakyat, membela hajat hidup orang banyak. Andai sudah terjual pada pengusaha mohon dengan segala usaha bapak dewan dapat kiranya mengembalikannya," harap Rustam.

Penulis: nurhayati
Editor: Alza Munzi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved