1 Juni Dana Santunan Kecelakaan Naik 100 Persen, Warga yang Bantu Dapat Rp 500 Ribu

Mulai tanggal 1 Juni 2017 PT Jasa Raharja menaikkan dana santunan korban kecelakaan umum dan korban kecelakaan lalu lintas sebesar 100 persen.

1 Juni Dana Santunan Kecelakaan Naik 100 Persen, Warga yang Bantu Dapat Rp 500 Ribu
Bangkapos.com/khamelia
Para narasumber sosialisasi kenaikan besar santunan korban kecelakaan umum dan korban kecelakaan lalu lintas. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Khamelia

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Mulai tanggal 1 Juni 2017 PT Jasa Raharja (Persero) menaikkan dana santunan korban kecelakaan umum dan korban kecelakaan lalu lintas sebesar 100 persen.

Untuk mensosialisasikan informasi ini Jasa Raharja menggelar kegiatan dengan tema "Sosialisasi Kenaikan Besar Santunan Korban Kecelakaan Umum dan Korban Kecelakaan Lalu Lintas Jalan", Senin (29/5), di Hotel Santika Bangka.

Peserta terdiri dari perwakilan mahasiswa, pelajar, rumah sakit, klinik, BPJS Kesehatan serta unsur masyarakat lainnya.

Acara yang dimoderatori oleh Dosen UBB, Eddy Jajang ini menghadirkan narasumber yaitu Kepala Cabang PT Jasa Raharja, Dodi Apriansyah, Dirlantas Babel diwakilkan oleh AKBP Andreas Purwanto, Kepala Dinas Perhubungan, Sarjulianto dan pengamat transportasi yang juga Dosen Teknik UBB, Ormuz Firdaus.

Dodi Apriansyah menegaskan, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan No 15 tahun 2017 bahwa mulai 1 Juni 2017 dana santunan bagi korban kecelakaan naik 100 persen, tanpa menaikkan iuran wajib dan sumbangan.

"Kita berharap tidak ada kecelakaan, namun jika terjadi musibah itu, jangan ragu segera melapor ke polisi untuk kemudian kami proses persyaratannya, sehingga korban kecelakaan benar-benar mendapatkan haknya," ungkap Dodi.

Ia menjelaskan, semua kecelakaan baik di darat maupun laut semuanya naik 100 persen, terkecuali kecelakaan tunggal yang tidak ditanggung oleh Jasa Raharja.

Dodi menyebutkan, perubahan besaran santunan dana kecelakaan yakni santunan ahli waris korban meninggal dunia dan korban cacat tetap naik dari Rp 25 juta menjadi Rp 50 juta. Santunan biaya perawatan dokter naik dari Rp 10 juta menjadi Rp 20 juta. Adapun santunan biaya penguburan naik dari Rp 2 juta menjadi Rp 4 juta.

"Sementara itu, santunan yang sebelumnya tidak ada, yakni penggantian biaya pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) dan penggantian biaya ambulans, mulai diadakan. Besaran penggantian biaya P3K Rp 1 juta dan besaran penggantian biaya ambulance Rp 500 ribu," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: khamelia
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help