Dua Ahli Waris Nelayan Dapat Uang Asuransi Rp 160 Juta per Keluarga

Menurutnya ada juga asuransi petani sawah sebesar Rp 36.000 per musim tanam perhektar.

Dua Ahli Waris Nelayan Dapat Uang Asuransi Rp 160 Juta per Keluarga
bangkapos.com/Nurhayati
Bupati Bangka H Tarmizi Saat bersama Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Ahmad Safran foto dan Perwakilan Jadindo Pangkalpinang Sopian bersama dengan para penerima asuransi nelayan, Selasa (30/5/2017) di Ruang Rapat Bangka Bermartabat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bupati Bangka H Tarmizi Saat menyerahkan asuransi nelayan kepada tiga penerima asuransi yang diserahkan kepada ahli waris dari Abdul Halid dari Desa Jada Bahrin dan Zurkasi, asal Desa Tanjung Penyusuk masing-masing sebesar Rp 160 juta dan bantuan pengobatan kepada Dodi Putra asal Kelurahan Tanjung Gudang Belinyu sebesar Rp 3,4 juta, Selasa (30/5/2017) di Ruang Rapat Bina Praja.

"Mari kita bersyukur ini komitmen pemerintah melalui Jasindo bahwa pemerintah dengan kondisi keuangan yang ada memberi asuransi kepada nelayan kita yang telah banyak membantu masyarakat dalam memberi konsumsi protein dari ikan," kata Tarmizi pada acara penyerahan dana asuransi nelayan melalui program perlindungan nelayan, pembudiyaan dan petani garam, Selasa (30/5/2017) di Ruang Rapat Bangka Bermartabat.

Menurutnya ada juga asuransi petani sawah sebesar Rp 36.000 per musim tanam perhektar.

Selain itu juga ada asuransi untuk peternak sapi sebesar Rp 40.000 per satu ekor sapi.

" Jadi bisa petani sawah kita asuransikan upaya menjamin masa depannya nanti didiskusikan dengan Jasindo," saran Tarmizi.

Program ini sebagai salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan para petani dan nelayan. Ia berpesan kepada para penerima klaim asuransi gunakan uang yang telah diterima sebaik-baiknya untuk keperluan keluarga.

Dia juga berharap kepada para kades dengan adanya asuransi untuk petani dan nelayan agar dapat mendata warganya sehingga bisa mendapat asuransi ini. Untuk di Desa Labu Air Pandan, Mendo dan Kotawaringin yang merupakan nelayan udang dan pancing bisa di data dengan baik.

Pada kesempatan ini Tarmizi juga minta agar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Kemas Arfani Rahman juga bisa bekerjasama dengan pihak Jasindo mendata para petani agar bisa mendapatkan asuransi petani.

"Diakomodir di APBD tahun 2018 dan APBD perubahan di 2017 ini," kata Tarmizi.

Ia berharap program asuransi ini terus diakomodir oleh pemerintah sebagai bentuk kepedulian pemerintah kabupaten, provinsi dan pemerintah pusat.

Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help