Miris, Gara-gara Kecanduan Lem Sepatu, Empat Remaja Belitung Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa

satu dari empat orang yang pernah ketergantungan menghisap aroma lem sepatu, kini sudah dalam kondisi gangguan jiwa

Miris, Gara-gara Kecanduan Lem Sepatu, Empat Remaja Belitung Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa
Andrea Star Reese
Ilustrasi Pasien mengidap gangguan jiwa 

Obat dan lem tersebut digunakan oleh, sebagai alat untuk mabuk-mabukan. Mereka secara keseluruhan kini mengikuti rehabilitasi secara rutin oleh pihak BNNK.

Mayoritas Remaja

Andi mengungkapkan, pihak Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Belitung, menampung puluhan remaja yang telah melakukan penyalahgunaan lem sepatu, dan obat batuk sachet sebagai alat untuk mabuk.

Puluhan orang itu, mayoritas masih berusia remaja dan tertangkap setelah petugas melakukan razia. Mereka kini telah menjalani rehabilitasi di BNNK Belitung.

"Mereka rutin melakukan rehab dan satu minggu sekali mereka melakukan konseling di BNNK. Itu sudah terprogram dan mereka rata-rata usia remaja," kata Andi Kustiawan.

Kata Andi, selama menjalani rehabilitasi itu mereka diwajibkan untuk mengikuti konseling selama delapan kali.

Setiap kali konseling dijadwalnya seminggu sekali dan kemudian mengikuti terapi group dengan dokter selama dua kali.

Selama melakukan rehabilitasi terhadap penyalahgunaan lem sepatu dan obat batuk sachet, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Belitung telah menerapkan berbagai program untuk pemulihan.

Selama menjalani rehabilitasi itu, pasien diwajibkan untuk mengikuti konseling selama delapan kali.

Setiap kali konseling dijadwalnya seminggu sekali dan kemudian mengikuti terapi group dengan dokter selama dua kali.

Halaman
123
Penulis: Disa Aryandi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help