Ibu-ibu Serbu Polres, Protes TI Ampui Beroperasi Dekat Rumah, Polisi Lakukan Ini di Lokasi Tambang

Sejumlah ibu bersama anaknya yang tinggal di Kawasan Ampui, Kecamatan Pangkalbalam, Pangkalpinang

Ibu-ibu Serbu Polres, Protes TI Ampui Beroperasi Dekat Rumah, Polisi Lakukan Ini di Lokasi Tambang
Bangkapos.com/Ajie Gusti
Sejumlah ibu-ibu bersama anak-anaknya yang tinggal di Kawasan Ampui, Kecamatan Pangkalbalam mendatangi Polres Pangkalpinang, Selasa (30/5/2017) siang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sejumlah ibu bersama anaknya yang tinggal di Kawasan Ampui, Kecamatan Pangkalbalam, Pangkalpinang mendatangi Polres Pangkalpinang, Selasa (30/5/2017) siang.

Mereka menyampaikan keluh kesah terkait aktivitas tambang inkonvensional (TI) di dekat kawasan rumahnya.

"Kalau jauh kita tidak masalah, ini sudah 10 meter, kita juga paham orang mau cari makan, tetapi tidak begini," ujar Ros, satu perwakilan rombongan saat diterima Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Raspandi bersama KBO Intelkam serta Reskrim di ruang Satuan Intelkam Polres Pangkalpinang.

Menurutnya, kawasan yang menjadi tempat tambang ini sekarang sudah melewati batas garis yang telah dipagari.

"Sudah lama aktivitas ini dan 1x24 jam bekerjanya, sudah sering juga kami melapor, imbasnya dari suara berisik sampai asap hitam itu mengganggu kesehatan," tambahnya.

Mendapatkan laporan dari ibu-ibu ini, polisi langsung mengambil tindakan tegas.

Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Raspandi memimpin penertiban.

Sesampainya di lokasi, polisi menemukan beberapa ponton serta penambang yang sedang beraktivitas.

"Kita amankan beberapa orang yang masih melakukan aktivitas tambangnya saat kita tiba, langsung kita hentikan dan amankan bersama barang buktinya," kata Raspandi mewakili Kapolres Pangkalpinang, AKBP Noveriko Alfred S.

Sejumlah peralatan tambang yang sulit dibawa sebagai barang bukti dihancurkan agar tidak dapat digunakan lagi.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved