Dari Bazar Malam Ramadan, Pedagang Ini Mampu Raup Untung 1 Juta Permalam

Kedua rekan ini mengaku bulan Ramadhan menjadi kesempatan untuk meraup omset paling banyak selama setahun

Dari Bazar Malam Ramadan, Pedagang Ini Mampu Raup Untung 1 Juta Permalam
Bangkapos/ Ardhina Trisila Sakti
suasana wahana permainan di bazar malam Air Itam Pangkalpinang 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Momen bulan suci Ramadhan dimanfaatkan oleh pendatang luar daerah dari Pelembang dan Lampung. Purnairawan (37) dan Rohman (38) bekerja sama mendirikan bazar malam di lapang kosong yang berada di Air Itam Kelurahan Baciang Pangkalpinang.

Kedua rekan ini mengaku bulan Ramadhan menjadi kesempatan untuk meraup omset paling banyak selama setahun.

Suasana bazar malam di kawasan Air Itam tak terlalu ramai pengunjung di hari keempat bazar malam ini dibuka.

Terdapat sepuluh tenda yang menjual barang sandang dan aksesoris berjejeran meramaikan bazar malam ini, adapula delapan wahana mainan anak-anak seperti ombak banyu, kincir angin, komedi putar, istana balon, kereta api, komedi kuda, pancingan, dan kereta permainan.

Bazar malam Air Itam akan buka selama 40 hari atau sampai satu minggu usai Hari besar Idul Fitri.

Besarnya modal yang dikeluarkan Rohman bersama rekanya senilai puluhan juta ini membuat dirinya harus bekerja keras untuk mendapatkan keuntungan kembali pada Bazar malam yang dibuka pukul 17.00 WIB hingga subuh 05.00.

Tiap wahana permainan anak-anak dibandrol seharga Rp.10.000 dan barang barang sandang yang dijual mulai puluhan ribu rupiah.

"Minggu pertama ini pengunjungnya masih sepi karena banyak yang taraweh. Bakal rame pas pertengahan puasa dan malam takbir," ujar Rohman saat ditemui Bangka Pos, Rabu (31/5).

Di minggu pertama, pria yang sehari-hari menginap di tenda bazar ini mengaku baru mengantongi omset minim senilai Rp.500 ribu sampai Rp.1 juta.

Namun berdasarkan pengalaman, di pertengahan bulan Ramadhan dirinya dapat mengantongi Rp. 5 juta dari dua wahana permainan anak saja

Sementara Purnairawan (37) yang mengkoordinir bazar sandang dan aksesoris menuturkan alasannya memilih berjualan di Air Itam karena dinilai dekat dengan pusat kota yang berada di lingkungan tempat tinggal penduduk.

Pria yang sudah berpengalaman sepuluh tahun membuka bazar di Pulau Bangka ini juga menjamin harga sandang dijual dengan harga terjangkau.

"Kalau dulu jualan di tahun 2012 ke bawah masih lumayan di Bangka tapi 2013 sudah agak susah gak kayak dulu lagi. Kita ngarepain (keuntungan besar) setahun sekali di bulan Ramadhan," tutur pria yang bisa mengantongi penghasilan bersih Rp.5-10 juta pada bazar yang dibuka selama sebulan ini.(*)

Penulis: Ardhina Trisila Sakti
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved