BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Hati-hati, Isbat Nikah Jadi Kedok Pasangan Nikah Siri Untul Dapatkan Buku Nikah

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Merawang, Romlan mengingatkan agar pihak pengadilan agama berhati-hati melaksanakan isbat nikah.

Hati-hati, Isbat Nikah Jadi Kedok Pasangan Nikah Siri Untul Dapatkan Buku Nikah
bangkapos.com/Nurhayati
Rapat koordinasi membahas isbat nikah, Rabu (31/5/2017) di Ruang Kerja Bupati Bangka. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS COM, BANGKA -- Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Merawang, Romlan mengingatkan agar pihak pengadilan agama berhati-hati melaksanakan isbat nikah.

Pasalnya menjadi kedok bagi pasangan nikah siri untuk mendapatkan buku nikah.

"Persoalan isbat nikah di lapangan membenarkan pernikahan siri, banyak orang yang berlindung hanya untuk mendapatkan buku nikah. Yang nikah isbat ini 80 persen nikah siri. Memang kalau orang tua yang dulu-dulu kita bisa maklumi tapi sekarang ini nikah tahun 98 ke atas terkadang ada yang sudah punya istri, sudah punya anak. Kami dari KUA tidak mau mengeluar buku nikah kalau tidak jelas," ungkap Romlan saat rapat koordinasi pemberian dana hibah untuk Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Kabupaten Bangka terkait pelaksanaan isbat nikah, Rabu (31/5/2017) di Ruang Kerja Bupati Bangka

Terkait dengan pemberian dana hibah untuk Ikadi menurutnya tidak perlu dipermasalakan dan dananya juga sudah dianggarkan oleh Pemkab Bangka.

"Ikadi sudah mengajukan dan sudah dianggarkan proses dilapangan melibatkan pengadilan agama. Untuk pelaporan dan pertanggungjawaban penggunaan dana itu adalah urusan Ikadi," saran Romlan.

Dia juga menyaran agar Pemkab Bangka bisa meniru Jawa Timur dimana sudah menggunakan aplikasi online dari KUA ke dinas kependudukan dan catatan sipil.

Pada kesempatan ini juga Ketua KUA Kecamatan Belinyu Faisal mengingatkan untuk berhati-hati melaksanakan isbat nikah di Kecamatan Belinyu karena pasangan di bawah umur dan penduduk pendatang yang tidak jelas nikahnya.

"Untuk sidang isbat di Belinyu hati-hati karena di Belinyu banyak nikah di bawah umur dan juga warga pendatang yang tidak jelas nikahnya. Jadi kita harus berhati-hati," imbau Faisal.

Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help