BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Masih Banyak Warga di Kabupaten Bangka yang Tidak Miliki Buku Nikah

Pemberian dana hibah kepada pihak Ikadi ini karena masih banyak masyarakat di Kabupaten Bangka yang tidak memiliki buku nikah.

Masih Banyak Warga di Kabupaten Bangka yang Tidak Miliki Buku Nikah
bangkapos.com/Nurhayati
Rapat koordinasi membahas isbat nikah, Rabu (31/5/2017) di Ruang Kerja Bupati Bangka. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemkab Bangka mengadakan rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait mengenai kucuran dana hibah sebesar Rp 200 juta yang diserahkan kepada Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Kabupaten Bangka untuk melaksanakan kegiatan isbat nikah, Rabu (31/5/2017) di Ruang Kerja Bupati Bangka.

Rakor ini diadakan untuk menghindari terjadinya temuan hukum terkait hibah dana tersebut.

Pemberian dana hibah kepada pihak Ikadi ini karena masih banyak masyarakat di Kabupaten Bangka yang tidak memiliki buku nikah.

Diakui Bupati Bangka H Tarmizi Saat banyak warga di Kabupaten Bangka yang terganjal untuk berangkat haji dan umroh, pembuatan akte kelahiran anak dan keperluan lainnya karena tidak memiliki buku nikah.

"Banyak masyarakat yang sms bilang dak punya buku nikah sehingga susah untuk haji, umroh urus keperluan ke bank. Jadi kita ingin bantu masyarakat tapi jangan sampai juga terjadi pelanggaran atau temuan nantinya," ungkap Tarmizi.

Untuk itu ia minta pendapat dari pihak pengadilan agama, kementerian agama, KUA, bappeda, bagian hukum, bagian kesra dan pihak Ikadi Kabupaten Bangka terkait dengan dana hubah untuk pelaksanan isbat nikah tersebut.

Menurut Staf Bagian Hukum Kabupaten Bangka Sri Elly pihak bappeda sudah melakukan koordinasi dengan bagian hukum terkait dengan persoalan inj.

"Kami sudah pelajari dokumen dan SK bupati mengenai objek hibah sesuai perbup hibah terkait dengan Ikadi. Menurut kami cukup hibah antara pemda dengan Ikadi saja. Memang untuk masalah agama ini urusan absolut ada di kementerian agama," saran Sri Elly.

Dijelaskan, Perwakilan Pengadilan Agama Sungailiat Husin, berdasarkan peraturannya untuk pelayanan isbat nikah ini bisa diadakan jika kerjasama antar instansi pemerintah yang resmi bukan dengan pihak LSM.

Untuk itu Ikadi hanya sebagai koordinator sedangkan pengajuan isbat nikah tetap dari masyarakat sendiri sehingga tidak perlu MoU dengan pihak pengadilan agama dengan Ikadi dan Pemkab Bangka. Namun ia tetap menyampaikan dan berkoordinasi dengan Ketua Pengadilan Agama Sungailiat terkait hasil rapat koordinasi tersebut.

Menangapi hal ini Bupati Bangka H Tarmizi Saat meminta agar Ikadi tetap menggunakan dana hibah tersebut untuk pelaksanaan kegiatan isbat nikah yang dilaksanakan oleh pengadilan agama.

Untuk penggunaan dan pelaporan dana hibah ini menjadi tanggung jawab sepenuhnya dari pihak Ikadi Kabupaten Bangka.

"Kita ini ingin menolong masyarakat tapi juga jangan sampai melanggar hukum. Tiga tahun gagal susah juga kita. Kita ingin membantu masyarakat karena masih banyak yang belum punya buku nikah di Kabupaten Bangka ini," harap Tarmizi.

Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help