TP2GD Usulkan Depati Amir dan Hanandjoedin Jadi Pahlawan Nasional dari Babel

Ia menyarankan jika ada kabupaten, kota atau kelompok masyarakat yang mengusulkan nama-nama lain sebagai pahlawan daerah

TP2GD Usulkan Depati Amir dan Hanandjoedin Jadi Pahlawan Nasional dari Babel
istimewa
TP2GD  saat diskusi tentang Pahlawan Propinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk diusulkan menjadi Pahlawan Nasional di Kantor Perwakilan PT Timah Tbk di Jakarta, Selasa, (30/05). 

Laporan Wartawan Bangkapos Herru W

BANGKAPOS.COM, JAKARTA,  - Ketua Tim Peneliti Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) M. Riza Pahlevi Tabrani berharap dapat merealisasikan cita-cita para tokoh budaya Bangka Belitung yang ingin mencetuskan pahlawan nasional dari Bangka Belitung.

Harapan tersebut tersirat saat diskusi TP2GD tentang Pahlawan nasional Propinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk diusulkan menjadi Pahlawan Nasional yang digelar di Kantor Perwakilan PT Timah Tbk di Jakarta, Selasa, (30/05).

"Kita ingin tokoh-tokoh seperti Depati Amir dan Hanandjoedin menjadi Pahlawan Nasional Babel karena nanti ini menjadi kebanggaan bagi putera puteri daerah bahwa Bangka Belitung sejajar dengan daerah lain, yang juga punya sejarah dan budaya yang gemilang," kata Riza yang juga sebagai Dirut PT Timah Tbk.

Senada dengan Riza, Sekretaris TP2GD Akhmad Alvian juga sepakat mengajukan Depati Amir dan Hanandjoedin sebagai Pahlawan Nasional dari Bangka Belitung.

Ia  menyarankan jika ada kabupaten, kota atau kelompok masyarakat yang mengusulkan nama-nama lain sebagai pahlawan daerah, mekanismenya bisa disampaikan ke dinas sosial setempat.

Selanjutnya, pengusulan diteruskan melalui bupati ke dinas sosial propinsi dan selanjiynya gubernur mengusulkan ke  TP2GD untuk dinilai, dikaji atau diusulkan selanjutnya melalui mekanisme secara nasional.

Dalam diskusi ringan tersebut, selain  TP2GD Yan Megawandi dan Johan Murod, hadir beberapa tokoh masyarakat Babel yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya. (*)

Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help